Warek Tiga PTKIN se Jawa Madura Desak Lembaga Internasional atasi Petaka Kemanusiaan di Palestina
Humas – Mencermati petaka kemanusiaan di jalur Gaza Palestina yang semakin memprihatinkan, Forum Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan PTKIN se Jawa dan Madura layangkan pernyataan sikap serta mendesak lembaga Internasional untuk segera hadirkan solusi perdamaian. Jum'at, 3 November 2023.
Adapun isi pernyataan tersebut, meliputi, pertama, mendukung agar pemerintah indonesia bersama negara-negara ASEAN lainnya meningkatkan diplomasi kepada semua pihak yang terlibat perang secara langsung untuk saling menghentikan perang dan segera menemukan solusi damai.
Kedua, mendorong berbagai institusi dunia, baik itu lembaga keagamaan, global civil society, para aktifis perdamaian dunia untuk mendorong agar PBB segera bertindak menghentikan perang dan menemukan jalan damai untuk perdamaian di wilayah Gaza dan sekitarnya
Ketiga, mendorong agar PBB segera menghadirkan solusi damai yang berkelanjutan di gaza khususnya pengakuan Palestina sebagai negara yang berdaulat.
Sebagai informasi, deklarasi keprihatinan Forum Warek Tiga yang dikemas dengan pernyataan sikap ini telah disiarkan melalui channel YouTube UIN KHAS Jember Official.
Dalam video berdurasi kurang lebih 4 menit tersebut, Rektor Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq UIN KHAS Jember, Prof. Dr. Hefni Zain, mendesak lembaga internasional segera menghadirkan solusi perdamaian, sebagai langkah strategis menghentikan perang.
Apapun latar belakang persoalannya, nilai-nilai kemanusiaan harus tetap menjadi nafas kehidupan, dan menjaga keberlangsungannya.
Prof. Hefni berharap, semua pihak yang terkait turut serta mengambil langkah konkret, bergotong royong menghentikan dan menciptakan perdamaian khususnya di Jalur Gaza dan tepi Barat sungai Jordan.
"Kami mengutuk keras atas terjadinya perang," tegasnya. "Ini pernyataan sikap paling sedih di sela-sela penyelenggaraan Porsi Jawara tahun ini," imbuh Prof. Hefni menimpali.
Deklarasi pernyataan sikap yang disampaikan ketua Forum Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan PTKIN, Dr. Abdur Rozaki itu dilayangkan, setelah penghancuran yang sistematis di wilayah tersebut dinilai semakin memperburuk petaka kemanusiaan.
Berdasarkan pengamatan mereka, ribuan nyawa manusia dari segala lapisan umur telah menjadi korban, dan terus bertambah. Gedung-gedung dan berbagai infrastruktur rusak berat dan tak dapat berfungsi.
Apalagi, setelah pasokan dan akses kebutuhan pokok Warga Palestina, mulai dari air bersih, makanan, aliran listrik, dan penopang hidup krusial lainnya ditutup dan dibatasi. Hal ini memperlihatkan, bahwa nilai kemanusiaan semakin meredup.
Untuk itu, kemanusiaan harus menjadi prinsip dunia dalam membangun relasi, "Perdamaian harus menjadi nafas bagi semua bangsa agar dapat membangun kehidupan yang tentram dan berkelanjutan," tegas Dr. Rozaki Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta itu.
Penulis: Wasilah
Editor: Dahlan Nur Busri




.jpeg)