info@uinkhas.ac.id (0331) 487550

Sepekan UIN KHAS Jember: Menguatkan Mutu, Mempercepat Transformasi, dan Memperluas Dampak

Home >Berita >Sepekan UIN KHAS Jember: Menguatkan Mutu, Mempercepat Transformasi, dan Memperluas Dampak
Diposting : Senin, 06 Apr 2026, 11:57:45 | Dilihat : 21 kali
Sepekan UIN KHAS Jember: Menguatkan Mutu, Mempercepat Transformasi, dan Memperluas Dampak


Humas - Dalam rentang 30 Maret hingga 4 April 2026, denyut akademik di UIN Kiai Haji Achmad Siddiq (KHAS) Jember bergerak dalam satu irama yang sama, yakni penguatan mutu, percepatan transformasi, dan perluasan dampak. Sejumlah agenda strategis yang berlangsung sepanjang pekan itu memperlihatkan wajah kampus yang tidak hanya responsif terhadap perubahan, tetapi juga konsisten menjaga kualitas.

Pekan diawali dengan kabar menggembirakan dari UPT Perpustakaan yang kembali mempertahankan predikat Akreditasi “A” dari Lembaga Akreditasi Perpustakaan Nasional. Capaian ini menjadi penegas bahwa layanan literasi di lingkungan kampus terus bergerak mengikuti perkembangan zaman. Penguatan berbasis digital menjadi salah satu fokus utama, seiring dengan meningkatnya kebutuhan sivitas akademika terhadap akses informasi yang cepat, terbuka, dan terintegrasi.

Di saat yang sama, arah kebijakan nasional turut memberi resonansi. Dalam agenda ASN Quality Update, Menteri Agama menegaskan pentingnya peran Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri dalam melahirkan cendekiawan Muslim yang tidak berhenti pada capaian akademik, melainkan mampu memberi dampak sosial. Gagasan tersebut menemukan relevansinya di UIN KHAS Jember yang selama ini mengusung integrasi antara keilmuan, keislaman, dan pengabdian kepada masyarakat sebagai fondasi pengembangan institusi.

Memasuki pertengahan pekan, momentum pasca Hari Raya Idulfitri dimanfaatkan untuk memperkuat konsolidasi internal melalui rapat pimpinan. Forum ini menjadi ruang strategis untuk menyelaraskan kembali arah kebijakan sekaligus memastikan kesinambungan kinerja kelembagaan setelah masa libur. Stabilitas organisasi dan efektivitas program menjadi perhatian utama, terutama dalam menghadapi agenda-agenda besar ke depan.

Penguatan sumber daya manusia juga menjadi sorotan. Sosialisasi Program Pendanaan Riset Indonesia Bangkit dan beasiswa kolaborasi dengan LPDP menegaskan komitmen kampus dalam membuka akses riset dan pendidikan lanjut. Upaya ini tidak hanya berorientasi pada peningkatan kapasitas individu, tetapi juga menjadi bagian dari kontribusi institusi dalam menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Transformasi digital turut menjadi agenda penting yang mengemuka sepanjang pekan. Dalam rapat koordinasi yang melibatkan unsur administrasi dan teknologi informasi, UIN KHAS Jember mulai mengkaji pengembangan layanan berbasis kecerdasan buatan. Langkah ini menandai keseriusan kampus dalam merespons perubahan ekosistem pendidikan tinggi yang kian terdigitalisasi, sekaligus memastikan bahwa layanan akademik tetap relevan di era disrupsi teknologi.

Pada saat yang sama, inovasi juga hadir dalam bentuk perluasan akses pendidikan melalui jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). Skema ini membuka peluang bagi masyarakat untuk mengonversi pengalaman kerja dan pembelajaran nonformal menjadi kredit akademik. Dengan pendekatan tersebut, pendidikan tinggi menjadi lebih fleksibel dengan memungkinkan proses studi yang lebih cepat dan efisien tanpa mengorbankan standar kualitas.

Dalam konteks tata kelola, UIN KHAS Jember turut menyesuaikan diri dengan kebijakan nasional terkait pelaksanaan work from home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara setiap Jumat. Optimalisasi layanan publik berbasis digital menjadi langkah strategis yang diambil, sehingga layanan akademik dan keagamaan tetap berjalan optimal meski dalam skema kerja yang fleksibel.

Di luar administratif, kampus juga menunjukkan kepeduliannya terhadap isu global melalui forum ilmiah bertajuk Green Wakaf dan Integrated Farming. Diskusi ini menghadirkan kolaborasi lintas disiplin dengan menggabungkan perspektif pertanian, biologi, ekonomi, dan komunikasi untuk merumuskan model pembangunan berkelanjutan yang relevan dengan kondisi lokal. Inisiatif ini memperlihatkan peran kampus sebagai ruang lahirnya gagasan yang tidak hanya konseptual, tetapi juga aplikatif.

Penguatan kelembagaan terus berlanjut melalui rapat koordinasi strategis yang digelar LP2M. Pertemuan ini menegaskan pentingnya sinergi dan ketepatan waktu dalam pelaksanaan program. Di sisi lain, Lembaga Penjaminan Mutu turut berkontribusi dalam proses nasional melalui evaluasi dan serah terima berkas sertifikasi dosen di UIN Mataram. Keterlibatan ini mencerminkan posisi UIN KHAS Jember sebagai bagian aktif dalam menjaga standar mutu pendidikan tinggi Islam di Indonesia.

Menutup pekan, data nasional dari Seleksi Prestasi Akademik Nasional (SPAN-PTKIN) 2026 menunjukkan peningkatan signifikan jumlah pendaftar, yang mencapai lebih dari 143 ribu peserta. Angka ini menjadi indikator meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap perguruan tinggi keagamaan Islam negeri, sekaligus menjadi tantangan bagi UIN KHAS Jember untuk terus menjaga kualitas dan memperkuat daya saing.

Rangkaian peristiwa selama sepekan ini memperlihatkan satu kesimpulan yang menguat, yakni UIN KHAS Jember sedang bergerak dalam arah yang terukur dengan menggabungkan tradisi akademik dengan inovasi, memperkuat tata kelola sekaligus memperluas dampak sosial. Di tengah perubahan yang berlangsung cepat, kampus ini memilih untuk tidak sekadar beradaptasi, tetapi juga mengambil peran dalam membentuk masa depan.

Penulis: Atiyatul Mawaddah
Editor: Munirotun Naimah

;