info@uinkhas.ac.id (0331) 487550

Minat ke PTKIN Meningkat, UIN KHAS Jember Tegaskan Komitmen Mutu dan Daya Saing Global

Home >Berita >Minat ke PTKIN Meningkat, UIN KHAS Jember Tegaskan Komitmen Mutu dan Daya Saing Global
Diposting : Senin, 06 Apr 2026, 14:58:42 | Dilihat : 27 kali
Minat ke PTKIN Meningkat, UIN KHAS Jember Tegaskan Komitmen Mutu dan Daya Saing Global


Humas - Gelombang minat siswa terhadap Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) menunjukkan tren yang kian menguat. Data Panitia Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru PTKIN 2026 mencatat, jalur Seleksi Prestasi Akademik Nasional (SPAN-PTKIN) diikuti oleh 143.948 pendaftar dari 12.174 satuan pendidikan di seluruh Indonesia. Angka ini tidak hanya merefleksikan tingginya animo, tetapi juga meningkatnya kepercayaan publik terhadap kualitas pendidikan tinggi Islam.

Temuan tersebut sejalan dengan hasil survei nasional yang menunjukkan 97,3 persen responden meyakini PTKIN mampu bersaing dengan perguruan tinggi lain, sementara 96,7 persen menilai lulusannya memiliki prospek kerja yang kompetitif. Ketua PMB-PTKIN 2026, Prof. Dr. Abd. Aziz, M.Ag., menegaskan bahwa proses seleksi tahun ini berjalan transparan dan akuntabel, sekaligus memperkuat legitimasi publik terhadap sistem pendidikan PTKIN yang inklusif dan terjangkau.

Di tengah tren nasional ini, Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember menempatkan diri sebagai bagian dari ekosistem PTKIN yang terus berbenah dan bertransformasi. Kampus ini tidak hanya berupaya menjaga kualitas akademik, tetapi juga mengintegrasikan nilai-nilai keislaman, moderasi beragama, serta kesiapan lulusan dalam menghadapi tantangan global.

Rektor UIN KHAS Jember, Prof. Dr. H. Hepni, S.Ag., M.M., CPEM., menyampaikan bahwa meningkatnya minat terhadap PTKIN merupakan momentum strategis bagi seluruh kampus Islam negeri untuk memperkuat mutu dan daya saing.

“Fenomena ini menunjukkan bahwa masyarakat semakin rasional dalam memilih pendidikan tinggi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki fondasi nilai yang kuat. UIN KHAS Jember berkomitmen untuk menghadirkan pendidikan yang adaptif, inklusif, dan berorientasi global tanpa meninggalkan akar keislaman dan keindonesiaan,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa penguatan kualitas tidak hanya dilakukan pada aspek kurikulum, tetapi juga pada pengembangan ekosistem kampus yang sehat, termasuk perhatian terhadap kesehatan mental mahasiswa. Hal ini selaras dengan inovasi PMB-PTKIN tahun ini yang mulai memetakan aspek psikologis calon mahasiswa sebagai bagian dari proses seleksi.

Sementara itu, Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, Prof. Dr. Suyitno, mencatat capaian penting yakni untuk pertama kalinya jumlah pendaftar dari madrasah melampaui sekolah umum. Menurutnya, hal ini menjadi indikator semakin solidnya ekosistem pendidikan Islam di Indonesia.

Ia juga menegaskan bahwa lulusan PTKIN kini dirancang memiliki pengakuan global, sehingga membuka peluang lebih luas untuk melanjutkan studi ke perguruan tinggi ternama dunia, termasuk di Inggris. Pernyataan ini diperkuat oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI, Prof. Dr. Kamaruddin Amin, yang menyebut sejumlah PTKIN telah mencatatkan prestasi signifikan dalam pemeringkatan global.

Bagi UIN KHAS Jember, capaian tersebut menjadi dorongan untuk terus memperluas jejaring internasional, meningkatkan kualitas riset, serta mendorong mobilitas akademik mahasiswa dan dosen. Transformasi ini dipandang sebagai langkah strategis untuk memperkuat posisi PTKIN dalam lanskap pendidikan tinggi global.

Dengan berakhirnya tahapan sidang kelulusan SPAN-PTKIN 2026, publik kini menantikan pengumuman resmi yang dijadwalkan pada 7 April. Di balik angka-angka statistik tersebut, tersimpan harapan besar akan lahirnya generasi intelektual Muslim yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berdaya saing global dan berakar pada nilai-nilai keislaman yang moderat.


Penulis: Atiyatul Mawaddah
Editor: Munirotun Naimah

;