info@uinkhas.ac.id (0331) 487550

Temu Muhibbah UIN KHAS Jember Perkuat Jejaring Kelembagaan dan Harmoni Sosial

Home >Berita >Temu Muhibbah UIN KHAS Jember Perkuat Jejaring Kelembagaan dan Harmoni Sosial
Diposting : Selasa, 07 Apr 2026, 14:57:12 | Dilihat : 32 kali
Temu Muhibbah UIN KHAS Jember Perkuat Jejaring Kelembagaan dan Harmoni Sosial


Humas - UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember menggelar Temu Muhibbah sebagai upaya penguatan kelembagaan di Gedung Kuliah Terpadu (GKT), Selasa, 7 April 2026. Kegiatan ini mempertemukan unsur pimpinan kampus, tokoh masyarakat, organisasi keagamaan, hingga pemangku kepentingan lintas sektor dalam satu ruang silaturahmi yang hangat namun sarat makna strategis.

Hadir dalam kesempatan tersebut Rektor UIN KHAS Jember Prof. Dr. H. Hepni, didampingi Wakil Rektor I Prof. Dr. M. Khusna Amal, dan Wakil Rektor II Dr. H. Ainur Rafik. Turut hadir Kepala Biro AUPK Dr. H. Nawawi selaku ketua panitia, serta sejumlah tokoh penting, termasuk Wakil Bupati Sumenep K.H. Imam Hasyim yang memberikan hikmah keagamaan dan doa penutup.

Dalam laporannya, Ketua Panitia Dr. Nawawi menegaskan bahwa Temu Muhibbah ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan ruang membangun persaudaraan strategis antara kampus dan masyarakat. Ia menyampaikan apresiasi atas kehadiran berbagai elemen, mulai dari pengasuh pondok pesantren, tokoh ormas Islam, hingga unsur TNI/Polri, lembaga pendidikan, takmir masjid dari 32 kecamatan, serta para mitra dan alumni.

“Tidak ada sejarah besar tanpa persaudaraan yang kuat,” ujar Dr. Nawawi. Ia menekankan bahwa UIN KHAS Jember hadir sebagai mandat masyarakat untuk memberikan solusi atas persoalan keumatan, kebangsaan, dan kemanusiaan, sekaligus menyiapkan generasi pemimpin yang adaptif, religius, dan berakar pada kearifan lokal.

Lebih jauh, ia memperkenalkan sejumlah capaian dan inovasi kampus, termasuk program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) yang memungkinkan masyarakat dengan pengalaman kerja untuk menempuh pendidikan lebih cepat. Selain itu, UIN KHAS Jember saat ini memiliki puluhan program studi, dengan sekitar 50 persen telah terakreditasi unggul, sebagai indikator penguatan mutu akademik.

Dalam sambutannya, Rektor Prof. Hepni menempatkan Temu Muhibbah sebagai bagian dari ikhtiar membangun harmoni pasca-Ramadan, yang secara substansial sejalan dengan semangat halal bihalal. Ia menekankan pentingnya membersihkan relasi vertikal dengan Tuhan sekaligus memperkuat relasi horizontal antarmanusia melalui saling memaafkan.

“Kita tidak mungkin berjalan sendiri. Kolaborasi dengan masyarakat, tokoh agama, dan berbagai organisasi menjadi kunci dalam menjawab persoalan global kemanusiaan,” ujarnya.

Rektor juga menegaskan komitmen UIN KHAS Jember untuk terus mengambil peran dalam isu-isu strategis, termasuk menjaga nilai-nilai kemanusiaan dan menyerukan penghentian konflik global. Menurutnya, tidak ada kekuatan tanpa persatuan, dan tidak ada persatuan tanpa toleransi.

Selain itu, ia memaparkan arah pengembangan kampus ke depan, termasuk gagasan inovatif seperti penguatan layanan berbasis masyarakat hingga pengembangan program untuk kelompok lansia. UIN KHAS, kata dia, diharapkan tidak hanya menjadi menara gading akademik, tetapi juga hadir sebagai solusi nyata bagi masyarakat.

Sementara itu, dalam hikmah keagamaan, Wakil Bupati Sumenep K.H. Imam Hasyim menekankan pentingnya kualitas ibadah, khususnya puasa, yang tidak hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga membentuk kesalehan batin dan sosial. Ia mengingatkan bahwa umat terbaik adalah mereka yang mampu menghadirkan kebaikan bagi sesama.

“Puasa yang berkualitas akan melahirkan pribadi yang tidak hanya taat secara ritual, tetapi juga peduli terhadap sesama dan lingkungan sosialnya,” tuturnya.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama yang meneguhkan harapan agar sinergi antara UIN KHAS Jember dan masyarakat terus terjalin erat.


Penulis: Atiyatul Mawaddah
Editor: Munirotun Naimah 

;