info@uinkhas.ac.id (0331) 487550

Prodi S3 MPI UIN KHAS Jember Jalani Asesmen Lapangan oleh LAMDIK

Home >Berita >Prodi S3 MPI UIN KHAS Jember Jalani Asesmen Lapangan oleh LAMDIK
Diposting : Jumat, 26 Jan 2024, 11:02:47 | Dilihat : 669 kali
Prodi S3 MPI UIN KHAS Jember Jalani Asesmen Lapangan oleh LAMDIK


Humas – Program studi (Prodi) S3 Manajemen Pendidikan Islam (MPI) UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember Kamis, 25 Januari 2024 menjalani Asesmen Lapangan berbasis LAMDIK. Prodi S3 MPI ini merupakan program studi terlama yang ada di Pascasarjana UIN KHAS Jember yang diasesmen lapangan. Selain itu juga ada enam prodi yang akan diakreditasi.

Pembukaan Asesmen Lapangan (AL) ini dihadiri oleh dua orang Asesor yang ditunjuk oleh LAMDIK yaitu Prof Dr. Muhammad Munadi, S.Pd., M.Pd dari UIN Raden Mas Said Surakarta selaku Asesor 1 dan Prof. Dr. Hj. Aan Komariah, M.Pd dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) selaku Asesor 2.

Pembukaan AL ini bertempat di gedung Pascasarjana lantai 1 dihadiri oleh Rektor, Wakil Rektor I, II, III, Direktur Pascasarjana, Wakil Direktur Pascasarjana, para kepala unit dan lembaga, koordinator prodi, Guru Besar, dosen, tenaga kependidikan, lulusan, dan mahasiswa Pascasarjana.

Dalam acara pembukaan, Direktur Pascasaarjana Prof. Chotib menyampaikan bahwa Program Studi S3 Manajemen Pendidikan Islam ini adalah prodi yang banyak peminatnya. Banyak potensi yang dimiliki salah satunya pangsa pasarnya yang luas mulai Surabaya ke timur hingga ke pulau Bali. Ia juga mengatakan telah menyiapkan segala sesuatunya untuk akreditasi prodi S3 MPI agar memperoleh akreditasi unggul.

Sementara Rektor UIN KHAS Jember, Prof. Hepni menyampaikan bahwa akreditasi tahun ini menjadi tahun terakhir, karena tahun 2025 tidak ada lagi akreditasi unggul. Hanya terakreditasi dan tidak terakreditasi. Jadi itu tantangan tersendiri bagi UIN KHAS Jember untuk terus menata diri.

Ia juga meminta arahan kepada asesor agar bisa menjadi yang terbaik sebagaimana yang diharapkan. Saat ini, UIN KHAS Jember yang notabene baru sebagai universitas telah masuk 20 besar PTKIN yang diminati. Dengan kehadiran dua Asesor diharapkan mampu memberikan saran-saran yang konstruktif kepada UIN KHAS Jember ke depannya.

Dalam kesempatan itu, Prof. Munadi mengungkapkan bahwa Asesor melakukan Asesmen Lapangan untuk mengkonfirmasi apakah LED (Laporan Evaluasi Diri) nya terlalu tinggi atau sebaliknya. 

“Hanya untuk konfirmasi LED apakah terlalu tinggi. Di sini barang bukti yang akan bicara. Tidak perlu banyak bicara. Buktinya saja yang ditunjukkan,“ tegasnya.

Penulis: Munirotun Naimah 
Editor: Moh Nor Afandi

;