Warek III UIN KHAS Jember: Beasiswa Cinta Bergema Berdampak Nyata bagi Mahasiswa
HUMAS – Program Beasiswa Cinta Bergema yang menjadi salah satu program unggulan Bupati Jember Muhammad Fawait (Gus Fawait) terus mendapat apresiasi dari berbagai kalangan, termasuk perguruan tinggi. Program yang memberikan bantuan pendidikan kepada mahasiswa asal Kabupaten Jember ini dinilai mampu memberikan dampak nyata terhadap keberlangsungan studi mahasiswa.
Apresiasi tersebut disampaikan oleh Wakil Rektor III UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember, Dr. Khoirul Faizin, saat menjadi narasumber dalam dialog yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Jember melalui kanal YouTube Wadul Guse.
Menurut Dr. Khoirul Faizin, kehadiran Beasiswa Cinta Bergema telah memberikan perubahan yang sangat dirasakan oleh mahasiswa. Salah satu dampak paling nyata adalah menurunnya jumlah mahasiswa yang mengajukan cuti kuliah karena alasan ekonomi.
"Selama ini, tidak sedikit mahasiswa yang memilih cuti karena kesulitan membayar Uang Kuliah Tunggal (UKT). Dengan adanya Beasiswa Cinta Bergema, persoalan tersebut mulai teratasi. Anak-anak kini bisa lebih fokus mengikuti perkuliahan dan meningkatkan prestasi akademik tanpa terus dibayangi kekhawatiran mengenai biaya UKT," ungkapnya.
Ia menjelaskan, pihak kampus mencatat adanya penurunan jumlah mahasiswa yang mengajukan cuti dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa program beasiswa benar-benar memberikan dampak riil terhadap keberlangsungan pendidikan mahasiswa.
"Yang kami rasakan bukan hanya berkurangnya beban pembayaran UKT, tetapi juga berkurangnya mahasiswa yang harus menghentikan sementara studinya. Ini adalah dampak nyata yang langsung dirasakan oleh perguruan tinggi maupun mahasiswa," jelasnya.
Dr. Khoirul Faizin berharap program Beasiswa Cinta Bergema dapat terus dilanjutkan dan dikembangkan karena manfaatnya dirasakan secara luas oleh masyarakat Jember. Menurutnya, keberadaan enam kategori beasiswa menjadi keunggulan tersendiri dibandingkan banyak program beasiswa lainnya.
"Program ini sangat luar biasa karena memiliki enam kategori. Hampir semua lapisan masyarakat dapat mengaksesnya sesuai dengan persyaratan yang telah ditentukan. Tidak hanya mahasiswa berprestasi, tetapi juga mereka yang berasal dari berbagai latar belakang dapat memperoleh kesempatan yang sama," katanya.
Ia menilai skema tersebut membuat Beasiswa Cinta Bergema lebih inklusif karena menjangkau berbagai kelompok masyarakat, mulai dari mahasiswa berprestasi, mahasiswa dari keluarga kurang mampu, hingga kategori-kategori lain yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Kabupaten Jember.
Lebih lanjut, Dr. Khoirul Faizin menyebut Beasiswa Cinta Bergema sebagai salah satu program beasiswa daerah dengan cakupan penerima yang sangat besar. Menurutnya, jumlah mahasiswa asal Jember yang menerima manfaat program ini tetap signifikan dan sejalan dengan jumlah mahasiswa Jember yang menempuh pendidikan di berbagai perguruan tinggi, termasuk di UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember.
Dengan dampak yang telah dirasakan secara langsung oleh mahasiswa dan perguruan tinggi, Beasiswa Cinta Bergema diharapkan terus menjadi investasi Pemerintah Kabupaten Jember dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul, berdaya saing, serta mampu menjadi penggerak pembangunan daerah di masa mendatang.
Hadir dalam acara dialog tersebut , Kepala Dinas Pendidikan Jember Arief Tjahjono , Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Jember Muhammad Rido’i , Kepala Bagian Kesra Pemkab Jember Nurul Hafid Yasin.
Penulis: Ahmad Winarno
Editor: M Ghani Ramadhan