UIN KHAS Jember Raih Medali Emas Musabaqah Qiraatul Kutub pada PORSI JAWARA kedua di UIN Pekalongan
Humas UIN KHAS Jember — Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember kembali menorehkan prestasi dalam ajang Pekan Olahraga, Seni, dan Ilmiah Jawa Madura (PORSI JAWARA) yang diselenggarakan di UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan. Mahasiswa UIN KHAS Jember, Muallifatul Hasanah, berhasil meraih medali emas sekaligus juara pertama pada cabang Musabaqah Qiraatul Kutub (MQK).
Muallifatul Hasanah merupakan mahasiswa Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir. Prestasi tersebut menjadi capaian membanggakan bagi UIN KHAS Jember sekaligus menunjukkan kemampuan mahasiswa dalam bidang kajian keislaman, khususnya penguasaan literatur keislaman melalui Musabaqah Qiraatul Kutub.
Muallifatul mengungkapkan rasa syukur dan bangganya setelah berhasil meraih juara pertama. Menurutnya, capaian tersebut menjadi kebahagiaan tersendiri karena dapat memberikan prestasi bagi almamater.
“Alhamdulillah, senang juga bangga bisa memberikan prestasi ini kepada kampus, khususnya juga bisa sebagai peraih juara satu di bidang MQK di PORSI JAWARA ini,” ujar Muallifatul.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan oleh civitas akademika UIN KHAS Jember. Dukungan tersebut, kata dia, datang dari jajaran dosen, dekan, hingga wakil dekan yang turut memberikan apresiasi atas prestasi yang diraihnya.
Di balik capaian tersebut, terdapat proses persiapan yang dilakukan secara intensif. Ari Dwi Widodo, M.Pd.I., selaku Penanggung Jawab Lomba MQK, menjelaskan bahwa Muallifatul menjalani bimbingan selama kurang lebih dua minggu dengan sekitar 10 kali sesi bimbingan sebelum keberangkatan.
Menurut Ari, salah satu tantangan dalam persiapan adalah kondisi kesehatan Muallifatul yang sempat menurun menjelang perlombaan. Bahkan, pada hari pelaksanaan, kondisi peserta belum sepenuhnya pulih. Namun, kondisi tersebut tidak menghalangi Muallifatul untuk memberikan penampilan terbaik.
“Jadi memang layak untuk jadi juara satu. Dan yang paling alhamdulillah itu karena di tengah kondisi yang sedang tidak sehat tapi masih bisa juara satu,” ungkap Ari.
Ari menambahkan, Muallifatul mampu menyelesaikan materi yang menjadi bahan persiapan lomba, yakni sekitar 72 halaman, dalam waktu dua minggu. Ia menilai capaian tersebut tidak lepas dari kesungguhan dan kemampuan peserta dalam mempersiapkan diri.
Bagi Muallifatul, prestasi tersebut bukan menjadi akhir dari proses belajar. Ia berkomitmen untuk terus meningkatkan kemampuan dan memperbaiki kekurangan yang masih ada.
“Insyaallah untuk ke depannya terus berusaha untuk lebih baik lagi, banyak belajar lagi, untuk memperbaiki apa-apa yang masih kurang di hari ini,” katanya.
Sementara itu, Dr. Rif’an Humaidi, M.Pd.I., selaku Ketua Kontingen UIN KHAS Jember, menyampaikan apresiasi kepada Muallifatul atas dedikasi, persiapan, dan latihan yang telah dilakukan hingga mampu mempersembahkan prestasi bagi kampus.
Menurut Rif’an, keberhasilan tersebut tidak hanya lahir dari perjuangan peserta, tetapi juga merupakan hasil dukungan berbagai pihak, termasuk penanggung jawab lomba dan seluruh kontingen UIN KHAS Jember.
“Prestasi hari ini tidak hanya menginspirasi tapi juga akhirnya bisa memberikan kebanggaan bagi kita semuanya,” ujar Rif’an.
Ia berharap prestasi yang diraih Muallifatul dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa UIN KHAS Jember lainnya untuk terus mengembangkan kemampuan dan meningkatkan keterampilan di berbagai bidang.
Capaian medali emas pada cabang MQK tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa mahasiswa UIN KHAS Jember mampu berkompetisi dan berprestasi dalam ajang tingkat regional Jawa dan Madura. Prestasi ini diharapkan dapat memotivasi mahasiswa lainnya untuk terus belajar, berproses, dan mengembangkan potensi masing-masing.
Penulis: M Ghani Ramadhan
Fotografer: R.M. Bagus Brahmono Aji