UIN KHAS Jember Gelar Upacara Hari Kebangkitan Nasional, Rektor Tekankan Semangat Transformasi dan Literasi Informasi
Humas - UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember menggelar Upacara Bendera Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-118 Tahun 2026 di halaman rektorat kampus, Rabu pagi, 20 Mei 2026. Upacara diikuti pimpinan universitas, dekan, ketua lembaga, dosen, serta tenaga kependidikan dengan mengenakan seragam KORPRI. Bertindak sebagai inspektur upacara, Rektor UIN KHAS Jember, Prof. Dr. H. Hepni, menekankan bahwa makna kebangkitan nasional tidak berhenti pada mengenang sejarah, melainkan menjadi momentum untuk terus bangkit mengejar ketertinggalan dan melakukan transformasi diri.
Dalam amanatnya, Prof. Hepni mengatakan kebangkitan berawal dari kesadaran dan semangat untuk berubah menjadi lebih baik. “Tidak masalah kita jatuh, yang penting kita bangkit kembali. Tidak masalah kita sakit, yang menjadi masalah ketika kita tidak punya semangat untuk sehat,” ujarnya di hadapan peserta upacara. Ia menilai bangsa Indonesia memiliki sejarah panjang dalam menghadapi keterpurukan, mulai dari masa penjajahan hingga berbagai tekanan sosial dan ekonomi, namun selalu mampu bangkit kembali.
Menurutnya, tantangan kebangkitan nasional saat ini tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik dan kedaulatan bangsa, tetapi juga kemampuan masyarakat menghadapi derasnya arus informasi digital. Ia menyoroti maraknya hoaks dan sampah informasi yang beredar di ruang publik. Karena itu, civitas akademika diminta lebih kritis dalam menerima dan menyebarkan informasi. “Sebelum membagikan informasi, perlu dicek dulu kebenarannya. Dengan begitu kita ikut berkontribusi menyebarkan informasi yang maslahat,” katanya.
Prof. Hepni juga menegaskan pentingnya memperkuat ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah dan ukhuwah basyariyah sebagai fondasi menghadapi tantangan sosial di era digital. Baginya, Hari Kebangkitan Nasional harus menjadi pengingat bahwa semangat kebangkitan hanya dapat diwujudkan melalui evaluasi diri dan keberanian bertransformasi menuju kondisi yang lebih baik.
Upacara tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Edaran Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Nomor 4150/SJ/B.VI/HM.00/5/2026 tentang pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-118 Tahun 2026. Kegiatan dimulai pukul 07.30 WIB hingga selesai. Adapun pemimpin upacara dipercayakan kepada Wielis Ari Murti Bachtiar, sementara pembacaan UUD 1945 dilakukan oleh Didik Maulana Ishak. Doa dipimpin Mochammad Arif Maschun Sofwan, sedangkan pembawa acara adalah Atiyatul Mawaddah.
Penulis: Atiyatul Mawaddah
Editor: Munirotun Naimah
Fotografer: Dahlan NU