Strategi Memilih Prodi: Cermati Keketatan di UM-PTKIN 2026, Calon Mahasiswa UIN KHAS Jember Perlu Tahu Ini
Humas - Proses seleksi masuk perguruan tinggi keagamaan Islam negeri melalui UM-PTKIN 2026 tidak hanya soal memilih program studi (prodi) yang diminati, tetapi juga memahami tingkat persaingan. Salah satu indikator penting yang kerap luput diperhatikan calon pendaftar adalah keketatan atau daya saing prodi.
Melalui laman resmi UM-PTKIN, calon peserta dapat mengakses informasi keketatan secara terbuka. Caranya relatif sederhana, yakni kunjungi situs um.ptkin.ac.id, pilih menu program studi di halaman https://um.ptkin.ac.id/program-studi, lalu tentukan PTKIN yang dituju (misalnya UIN KHAS Jember) dan klik bagian daya tampung. Dari sana, informasi kuota dan tingkat keketatan akan ditampilkan secara rinci.
Keketatan sendiri merupakan gambaran rasio antara jumlah pendaftar dan peserta yang diterima. Nilai ini ditampilkan dalam bentuk angka. Sebagai ilustrasi, keketatan bernilai 5 berarti perbandingan kelulusan adalah 1 banding 5. Dengan kata lain, dari setiap lima pendaftar, hanya satu yang berpeluang lolos seleksi. Semakin tinggi angka keketatan, semakin ketat pula persaingan yang dihadapi.
Data keketatan ini disusun berdasarkan jumlah pendaftar UM-PTKIN pada tahun sebelumnya. Karena itu, angka yang muncul dapat menjadi rujukan awal dalam menyusun strategi pilihan prodi. Peserta juga dapat mengurutkan tingkat keketatan, baik dari yang tertinggi maupun terendah, melalui fitur yang tersedia di laman maupun akun masing-masing.
Di UIN KHAS Jember, sejumlah prodi tercatat memiliki tingkat keketatan yang relatif tinggi. Program studi Ekonomi Syariah, misalnya, memiliki daya tampung 158 dengan tingkat keketatan 6. Artinya, persaingan di prodi ini cukup ketat. Sementara itu, Pendidikan Agama Islam mencatat keketatan 5 dengan daya tampung yang sama, diikuti beberapa prodi lain seperti Akuntansi Syariah, Psikologi Islam, hingga Tadris Bahasa Inggris yang berada pada kisaran keketatan 4.
Di sisi lain, terdapat pula prodi dengan tingkat persaingan yang lebih longgar. Hukum Bisnis, Ilmu Hadis, hingga Pengembangan Masyarakat Islam memiliki keketatan 1, yang menunjukkan peluang diterima relatif lebih besar dibandingkan prodi lain. Meski demikian, pilihan tetap perlu disesuaikan dengan minat dan rencana karier jangka panjang.
Memahami data keketatan bukan berarti semata-mata mencari jalur termudah, melainkan bagian dari strategi rasional dalam menentukan pilihan. Dengan informasi yang transparan dan mudah diakses, calon mahasiswa diharapkan dapat mengambil keputusan yang lebih terukur.
UM-PTKIN 2026 menjadi momentum penting bagi para lulusan madrasah dan sekolah untuk melanjutkan pendidikan tinggi. UIN KHAS Jember, sebagai salah satu PTKIN unggulan, membuka peluang luas bagi calon mahasiswa dari berbagai latar belakang untuk berkembang dalam lingkungan akademik yang inklusif dan berbasis nilai keislaman.
Dengan memanfaatkan data keketatan secara bijak, peluang untuk lolos seleksi bukan hanya soal keberuntungan, tetapi juga hasil dari perencanaan yang matang.
Penulis: Atiyatul Mawaddah
Editor: Munirotun Naimah