Pimpinan UIN KHAS Jember Hadiri Seminar Nasional Rekonstruksi Peradaban Islam dalam Festival Muharram 1448 H
Humas – Jajaran pimpinan Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember menghadiri Seminar Nasional bertajuk “Rekonstruksi Peradaban Islam untuk Membangun Dunia Baru” yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia dalam rangka Festival Muharram 1448 H, Selasa (14/7/2026), di Hotel Borobudur, Jakarta. Kehadiran delegasi UIN KHAS Jember menjadi wujud komitmen institusi dalam mendukung penguatan peran Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan, peradaban Islam, dan pembangunan bangsa.
Delegasi UIN KHAS Jember dipimpin oleh Kepala Biro Administrasi Umum, Akademik, dan Perencanaan (AUPK), Dr. H. Nawawi, M.Fil.I., bersama Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan, Prof. Dr. M. Khusna Amal, M.Pd., Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama, Dr. Khoirul Faizin, M.Ag., Ketua Senat UIN KHAS Jember, Prof. Dr. Sofyan Tsauri, M.M., serta Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) sekaligus Ketua Ikatan Alumni (IKA) UIN KHAS Jember, Dr. H. Abdul Mu'is, S.Ag., M.Si.
Seminar nasional tersebut diikuti ratusan peserta yang terdiri atas pimpinan PTKIN se-Indonesia, guru besar, akademisi, pengurus Forum Nasional Ikatan Alumni PTKIN (FN IKA PTKIN), tokoh masyarakat, serta alumni PTKIN dari berbagai daerah. Forum ini menjadi ruang strategis untuk memperkuat kolaborasi antarlembaga dalam menghadapi dinamika global melalui penguatan pendidikan tinggi Islam.

Kegiatan diawali dengan penyampaian keynote speech oleh Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. K.H. Nasaruddin Umar, M.A., yang menekankan pentingnya rekonstruksi peradaban Islam melalui penguatan jejaring, kolaborasi, dan inovasi di lingkungan PTKIN. Menurutnya, perguruan tinggi Islam memiliki tanggung jawab besar dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan nasional dan peradaban dunia.
Kepala Biro AUPK UIN KHAS Jember, Dr. H. Nawawi, M.Fil.I., menyampaikan bahwa seminar nasional ini menjadi momentum penting bagi PTKIN untuk memperkuat sinergi dan menyatukan langkah dalam menjawab berbagai tantangan zaman.
"Forum ini memberikan banyak perspektif baru mengenai bagaimana perguruan tinggi Islam harus terus bertransformasi. Kolaborasi antarlembaga, penguatan tata kelola, serta inovasi dalam layanan pendidikan menjadi kunci agar PTKIN mampu memberikan kontribusi yang semakin besar bagi masyarakat dan bangsa," ungkapnya.
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan UIN KHAS Jember, Prof. Dr. M. Khusna Amal, M.Pd., menilai bahwa rekonstruksi peradaban Islam harus dimulai dari penguatan kualitas akademik, riset, dan jejaring internasional.
"Peradaban dibangun melalui ilmu pengetahuan. Karena itu, PTKIN harus terus meningkatkan mutu pendidikan, memperluas kolaborasi, serta menghasilkan riset yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat. Nilai-nilai Islam yang moderat juga harus terus menjadi fondasi dalam pengembangan keilmuan dan pengabdian kepada masyarakat," tuturnya.

Mengusung tema “Rekonstruksi Peradaban Islam untuk Membangun Dunia Baru”, seminar menghadirkan berbagai diskusi mengenai tantangan geopolitik global, penguatan moderasi beragama, transformasi pendidikan tinggi Islam, hingga peran alumni PTKIN dalam membangun jejaring kolaboratif di tingkat nasional maupun internasional.
Partisipasi UIN KHAS Jember dalam forum nasional ini sekaligus mempertegas komitmen universitas untuk terus aktif mengambil bagian dalam agenda strategis Kementerian Agama Republik Indonesia. Berbagai gagasan, rekomendasi, dan jejaring yang terbangun selama seminar diharapkan dapat menjadi pijakan dalam memperkuat pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, meningkatkan kualitas tata kelola kelembagaan, serta mendorong lahirnya inovasi yang berdampak bagi masyarakat.
Melalui keikutsertaan dalam Seminar Nasional Rekonstruksi Peradaban Islam, UIN KHAS Jember semakin meneguhkan perannya sebagai perguruan tinggi Islam yang unggul, kolaboratif, dan adaptif terhadap perubahan global. Semangat membangun peradaban yang diusung dalam Festival Muharram 1448 H diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh sivitas akademika untuk terus menghadirkan karya, pemikiran, dan pengabdian yang bermanfaat bagi kemajuan umat, bangsa, dan dunia.
Penulis: Yusril Achmad Fatoni
Editor: Munirotun Naimah