Berita

Peta Jabatan Jadi Fondasi Penguatan Tata Kelola SDM UIN KHAS Jember

Bagikan:
Peta Jabatan Jadi Fondasi Penguatan Tata Kelola SDM UIN KHAS Jember

Humas - Penyusunan peta jabatan menjadi langkah strategis UIN Kiai Haji Achmad Siddiq (KHAS) Jember dalam memperkuat sistem merit dan tata kelola sumber daya manusia. Melalui Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Peta Jabatan yang digelar di Hotel Royal Jember, Kamis (30/7/2026), para peserta memperoleh penguatan mengenai penyusunan analisis jabatan, analisis beban kerja, dan peta jabatan sebagai dasar pengelolaan organisasi yang lebih efektif dan akuntabel.

FGD dibuka oleh Kepala Biro Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan (AUPK) UIN KHAS Jember, Dr. H. Nawawi, M.Fil.I. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa peta jabatan merupakan instrumen penting untuk memastikan setiap aparatur menjalankan tugas sesuai kompetensi dan kebutuhan organisasi.

"Peta jabatan menjadi kunci dalam membangun stabilitas organisasi. Dengan pemetaan yang tepat, setiap jabatan dapat diisi oleh sumber daya manusia yang memiliki kompetensi sesuai sehingga kinerja organisasi dapat berjalan lebih efektif," ujarnya.

Dr. Nawawi menjelaskan bahwa penyusunan peta jabatan akan memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai struktur organisasi, kebutuhan jabatan, serta distribusi sumber daya manusia. Dokumen tersebut juga menjadi salah satu dasar dalam mendukung pengembangan organisasi, perencanaan kebutuhan pegawai, dan peningkatan kualitas pelayanan di lingkungan UIN KHAS Jember.

Materi utama disampaikan oleh Lukman Hakim, Analis SDM Aparatur Ahli Madya sekaligus Ketua Tim Penguatan Organisasi Biro Organisasi dan Tata Laksana Sekretariat Jenderal Kementerian Agama RI. Ia memaparkan bahwa penyusunan analisis jabatan (Anjab), analisis beban kerja (ABK), dan peta jabatan merupakan amanat berbagai regulasi, di antaranya Peraturan Presiden Nomor 152 Tahun 2024 tentang Kementerian Agama, Peraturan Menteri PANRB Nomor 1 Tahun 2020, serta Keputusan Menteri Agama Nomor 1150 Tahun 2025.

Menurutnya, peta jabatan berfungsi sebagai dasar dalam penyusunan kebutuhan pegawai, penempatan aparatur, pengembangan karier, serta penguatan sistem merit di lingkungan Kementerian Agama. Implementasi yang baik akan mendukung efektivitas organisasi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Pada sesi berikutnya, Hasyim Khumaedi, Analis SDM Aparatur Ahli Muda, bersama Astrid Itsnawati, Penelaah Teknis Kebijakan Biro Ortala Sekretariat Jenderal Kementerian Agama RI, memperkenalkan pemanfaatan aplikasi SIgMA (Sistem Informasi Manajemen Organisasi) sebagai platform digital untuk mendukung penyusunan dokumen organisasi secara terintegrasi. Melalui aplikasi tersebut, satuan kerja dapat menyusun dokumen analisis jabatan, analisis beban kerja, peta jabatan, hingga evaluasi kelembagaan secara elektronik sehingga proses pengelolaan organisasi menjadi lebih cepat, akurat, dan terdokumentasi dengan baik.

Diskusi berlangsung interaktif dengan melibatkan para kepala bagian, kepala subbagian, dan perwakilan unit kerja di lingkungan rektorat. Berbagai masukan yang muncul selama FGD diharapkan dapat memperkaya proses penyusunan peta jabatan yang sesuai dengan kebutuhan organisasi dan perkembangan regulasi.

Melalui kegiatan ini, UIN KHAS Jember terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan tata kelola perguruan tinggi yang profesional, adaptif, dan berbasis data. Peta jabatan yang tersusun secara komprehensif diharapkan menjadi landasan dalam meningkatkan efektivitas organisasi sekaligus mendukung layanan pendidikan tinggi yang semakin berkualitas.


Penulis: Atiyatul Mawaddah

Editor: Munirotun Naimah

Fotografer: Denny Prabu Syahputra

Aksesibilitas
Ukuran Teks
Skala Abu-abu
Kontras Tinggi