Menteri Agama Apresiasi Layanan Ekosistem Ekonomi Syariah UIN KHAS
HUMAS - Secara aktif,
Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember mengikuti event pameran
Indonesia Ekonomi Syariah: Forum dan Expo 2026. Kegiatan yang
dilaksanakan di Lapangan Utama Masjid Istiqlal ini berlangsung selama tiga
hari, mulai tanggal 30 Oktober sampai 1 November 2026.
Pameran yang diikuti lima
puluhan tenan dari berbagai seluruh Indonesia ini dibuka langsung oleh
Menteri Agama Republik Indonesia, Bapak Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA.
Dalam sambutannya, Menteri Agama menyambut baik kegiatan ini. Menurutnya, umat
Islam sebagai mayoritas penduduk di Indonesia, menjadi faltor penting dalam
pengembangan ekonomi Syariah. “secara faktual, jumlah masyarakat muslim yang
menjadi mayoritas warga Negara itu, jadi pasar tersendiri”, ujarnya.
Karena itu, dalam sambutannya,
Menag yang juga Ketua Harian Badan Pengelola Masjid Istiqlal (BPMI)
ini mendorong agar, pertama; masjid menjadi pusat penggerak ekonomi Syariah
agar supaya berdampak nyata. Kedua, penguatan permodalan berbasis Syariah
dengan memperluas layanan bisnis keuangan Syariah, maupun layanan keuangan
social syariah. Ketiga, penguatan peran strategis perguruan tinggi dalam
pengembangan ekonomi Syariah, baik secara teoritik pun praktis.
Selesai membuka acara, Menteri
Agama kemudian mengunjungi semua booth di arena pameran secara bergilir,
termasuk Booth UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember yang menampilkan eko-sistem
layanan berbasis ekonomi Syariah berupa Lembaga Penjamin Produk Halal/LPPH,
Baitul Maal wa Tamwil (BMT), Unit Pengumpul Zakat (UPZ), Lembaga Konsultasi dan
Bantuan Hukum Islam (LKBHI), serta Gerai Investasi Syariah.
Melihat ragam layanan ekonomi
Syariah yang ada di UIN Jember, Menteri Agama memberikan apresiasi positif. “
Bagus ini UIN Jember sudah punya layanan ekonomi Syariah. Saya memang sudah
lama mendengar berbagai layanan ini, semoga saya nanti bisa ke sana”, ujarnya
seraya pamit pindah booth yang lain. (Dion).
HUMAS