Kolaborasi Mahasiswa dan Dosen, UIN KHAS Jember Sukses Tuntaskan Riset Kesehatan Pesantren Bersama BRIN
Humas — Prestasi
membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Islam Negeri Kiai Haji
Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember pada Jum'at, (31/07/2026). Lely Kholilatul Khasanah, mahasiswa
Program Studi Tadris Biologi, bersama dosen pembimbing Dr. Abdillah
Fatkhul Wahab, S.Kep., Ns., M.Kes., berhasil menyelesaikan laporan akhir
penelitian dalam Program RISKESTREN (Riset Kesehatan di Lingkungan
Pesantren).
Program
penelitian tersebut merupakan bagian dari kolaborasi Yayasan Santri Peduli
Negeri (SAPIN) dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Dalam daftar tim
pelaksana RISKESTREN, Lely Kholilatul Khasanah tercatat sebagai salah satu
anggota tim peneliti dari UIN KHAS Jember bersama Hafi Atirza Hasbiah, Dr. Abdillah Fatkhul Wahab dan Feni
Betriana.
Penelitian yang dilakukan mengangkat tema “Orientasi Seksual Santri:
Tantangan dan Implikasi dalam Upaya Kesehatan Pesantren.” Riset ini
menjadi bagian dari upaya pengembangan kajian kesehatan di lingkungan pesantren
dengan melihat berbagai tantangan dan implikasinya terhadap upaya kesehatan
pesantren.
Penyelesaian
laporan akhir tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam pelaksanaan
Program RISKESTREN. Berdasarkan agenda Monitoring dan Evaluasi (Monev) Triwulan
III, para peneliti diminta menyiapkan laporan akhir hasil penelitian, laporan
keuangan, serta dokumen capaian hasil atau luaran penelitian untuk
dipresentasikan dan didiskusikan bersama reviewer.
Tidak berhenti
pada penyelesaian laporan penelitian, hasil riset tersebut juga telah
dikembangkan menjadi publikasi ilmiah dan dipublikasikan pada jurnal yang
terakreditasi Sinta 3. Publikasi tersebut menjadi salah satu bentuk luaran
akademik dari proses penelitian sekaligus menunjukkan kontribusi mahasiswa
dalam menghasilkan karya ilmiah yang dapat memberikan manfaat bagi pengembangan
ilmu pengetahuan, khususnya di bidang kesehatan pesantren.
Bagi Lely,
keterlibatan dalam penelitian RISKESTREN menjadi pengalaman akademik yang
sangat berharga. Sebagai mahasiswa Tadris Biologi, kesempatan terlibat dalam
riset kolaboratif bersama dosen, peneliti BRIN, dan Yayasan Santri Peduli
Negeri memberikan pengalaman langsung dalam proses penelitian, mulai dari
pelaksanaan riset hingga penyusunan laporan dan publikasi ilmiah. Seleksi
yang sangat ketat melibatkan puluhan Perguruan Tinggi Se-Indonesia hanya di
ambil beberapa saja di antaranya UIN Khas Jember, Universitas Airlangga
Surabaya, Universitas Jember, Universitas Gajah Mada, dan Institut Pertanian
Bogor.
Sementara itu,
Dr. Abdillah Fatkhul Wahab selaku dosen pembimbing turut memberikan
pendampingan dalam proses penelitian dan penyusunan luaran akademik. Kolaborasi
tersebut menjadi bentuk nyata sinergi antara mahasiswa dan dosen dalam
mendorong budaya penelitian serta publikasi ilmiah di lingkungan perguruan
tinggi.
Keberhasilan
menyelesaikan penelitian RISKESTREN sekaligus menghasilkan publikasi pada
jurnal Sinta 3 diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa UIN KHAS Jember
lainnya untuk aktif dalam kegiatan penelitian, publikasi ilmiah, serta
kolaborasi dengan berbagai lembaga riset nasional. Terlebih saat ini UIN KHAS
telah memiliki unit pusat studi pesantren yang akan menjadi mitra dalam riset
pesantren di lingkungan akademik.
Prestasi ini
menjadi bukti bahwa mahasiswa tidak hanya mampu belajar di ruang kelas, tetapi
juga dapat berkontribusi dalam riset kesehatan berskala nasional dan
menghasilkan karya ilmiah yang memiliki pengakuan akademik.