Kepemimpinan Strategis Jadi Fokus, 20 Pejabat UIN KHAS Jember dan Kemenag Jember Susun Program Unggulan Berdampak
Humas - Kemampuan memimpin yang adaptif, inovatif, dan berorientasi pada pelayanan publik menjadi perhatian utama dalam Workshop Strategic Leadership yang diikuti para pejabat administrator dan pengawas di lingkungan UIN Kiai Haji Achmad Siddiq (KHAS) Jember. Selama empat hari, mulai 22–25 Juni 2026, sebanyak 20 peserta dibimbing untuk merumuskan program-program strategis yang diharapkan memberi dampak nyata bagi peningkatan kualitas tata kelola dan layanan kepada masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung di Gedung Business and Education Center (BEC) UIN KHAS Jember pada Senin (22/6/2026) tersebut merupakan hasil kerja sama antara UIN KHAS Jember, Pusat Pengembangan Kompetensi Manajemen, Kepemimpinan, dan Moderasi Beragama Kementerian Agama RI, serta Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jember.
Kepala Biro Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan (AUPK) UIN KHAS Jember, Dr. H. Nawawi, M.Fil.I., menegaskan bahwa workshop ini dirancang bukan sekadar memenuhi agenda seremonial, melainkan menghasilkan perubahan konkret bagi lembaga.
“Kegiatan yang ingin kita lakukan tidak hanya seremonial, tetapi betul-betul berdampak. Setelah kegiatan ini harus ada hasil yang diperoleh oleh lembaga kita, termasuk bagi Kementerian Agama Kabupaten Jember,” ujarnya.
Menurut Dr. Nawawi, dinamika sosial dan kebutuhan masyarakat yang terus berkembang menuntut aparatur memiliki kemampuan kepemimpinan yang kuat serta layanan yang semakin cepat, cakap, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan. Karena itu, peserta akan mendapatkan pendampingan untuk meningkatkan kompetensi manajerial sekaligus merumuskan isu-isu strategis yang perlu dijawab melalui berbagai inovasi.
Ia menilai keberhasilan seorang pemimpin tidak hanya ditentukan oleh kecemerlangan gagasan, tetapi juga kemampuan membangun komunikasi dan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.
“Keberhasilan seorang pemimpin lebih banyak ditentukan bagaimana kita bisa berkolaborasi, bermitra, dan berkomunikasi dengan bawahan maupun stakeholder,” katanya.
Sebanyak 20 peserta mengikuti pelatihan ini, terdiri atas pejabat administrator eselon III, pejabat pengawas eselon IV, dan ketua tim. Delapan belas peserta berasal dari UIN KHAS Jember, sedangkan dua peserta lainnya merupakan perwakilan dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jember.
Dr. Nawawi berharap setiap peserta mampu menghasilkan rencana kerja strategis dan program unggulan yang melampaui program rutin tahunan.
“Pasca pelatihan ini, Bapak-Ibu diharapkan memiliki program strategis dan program unggulan yang benar-benar bisa dilaksanakan sesuai dengan unit kerjanya masing-masing,” tuturnya.
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan UIN KHAS Jember, Dr. H. Ainur Rafik, M.Ag., mengajak seluruh peserta untuk meneladani nilai-nilai kepemimpinan yang diwariskan almarhum Rektor UIN KHAS Jember, Alm. Prof. Dr. H. Hepni, S.Ag., M.M., CPEM.
Ia menjelaskan bahwa kepemimpinan yang efektif harus dibangun di atas hati yang bersih (qalbun salim) serta nilai-nilai keberlanjutan, kemampuan beradaptasi, loyalitas, integritas, dan kebermaknaan.
“Kita diharapkan memiliki kemampuan untuk selalu beradaptasi dengan perubahan yang terjadi, menjaga loyalitas, integritas, dan memastikan setiap pekerjaan yang kita lakukan memiliki makna serta memberikan dampak,” ungkapnya.
Melalui Workshop Strategic Leadership ini, UIN KHAS Jember tidak hanya memperkuat kapasitas kepemimpinan para pejabatnya, tetapi juga mendorong lahirnya berbagai program inovatif yang mampu mempercepat transformasi tata kelola dan meningkatkan kualitas pelayanan publik sejalan dengan semangat reformasi birokrasi Kementerian Agama.
Penulis: Atiyatul Mawaddah
Editor: Munirotun Naimah
Fotografer: Cahya FM