Berita

Hari Pertama Porsi Jawara II, Kontingen UIN KHAS Jember Tancap Gas di UIN Gus Dur Pekalongan

Bagikan:
Hari Pertama Porsi Jawara II, Kontingen UIN KHAS Jember Tancap Gas di UIN Gus Dur Pekalongan

Humas – Kontingen UIN Kiai Haji Achmad Siddiq (KHAS) Jember mulai bertanding pada hari pertama Porsi Jawara II di UIN K.H. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) Pekalongan, Kamis (10/9/2026). Setelah acara pembukaan, para peserta langsung turun ke arena dan mengikuti sejumlah cabang lomba yang disiapkan panitia.

UIN KHAS Jember menurunkan 69 atlet untuk bersaing di 26 cabang lomba. Seluruh cabang itu terbagi dalam tiga bidang, yakni Olahraga, Seni, dan Ilmiah. Mereka berlaga bersama kontingen dari 18 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Jawa Madura.

Hari pertama ini menjadi penanda dimulainya perjuangan kontingen Jember di ajang edisi kedua tersebut. Pimpinan kampus yang mendampingi rombongan menyampaikan keyakinan dan pesan khusus agar para peserta tampil maksimal.

Wakil Rektor II UIN KHAS Jember, Dr. Drs. H. Ainur Rafik, M.Ag., menyampaikan rasa syukur karena kontingen bisa mengikuti rangkaian lomba sejak hari pertama. Menurutnya, beberapa cabang sudah dipertandingkan dan seluruh peserta siap mengikuti lomba-lomba lainnya sesuai jadwal.

"Alhamdulillah, ini hari pertama setelah pembukaan, kita dapat mengikuti, insyaallah, secara keseluruhan lomba-lomba yang dipersiapkan oleh panitia. Beberapa lomba sudah diikuti, dan kami berkeyakinan bahwa kita akan mengambil bagian dari lomba ini dengan prestasi yang gemilang, insyaallah," ujarnya.

Pernyataan itu menunjukkan bahwa kontingen berangkat ke Pekalongan bukan sekadar untuk berpartisipasi, tetapi juga membawa target untuk membawa pulang prestasi bagi almamater.

Dorongan semangat juga datang dari Wakil Rektor III UIN KHAS Jember, Dr. H. Khoirul Faizin, M.Ag. Dalam arahannya kepada para peserta, ia mengajak mereka membayangkan suasana di Jember, ketika seluruh warga kampus sedang menantikan kabar dari Pekalongan.

"Mari kita bayangkan bersama, seluruh civitas akademika sedang mengarahkan tatapan matanya ke sini. Semua pimpinan hadir di sini, anak-anakku, para pejabat di fakultas hadir ke sini, semua mata pasti tertuju ke sini. Ada apa dengan kontingen di Pekalongan? Bagaimana mereka? Apa yang mereka bisa lakukan dan seterusnya," kata Faizin.

Ia meminta agar harapan besar tersebut tidak dipandang sebagai tekanan. Menurutnya, perhatian dari seluruh kampus justru harus menjadi sumber tenaga tambahan bagi para peserta yang sedang berjuang di arena.

"Itu menjadi poin tersendiri bagi kita, jangan menjadi beban. Tapi justru itu menjadi pemicu semangat bahwa semua kampus, orang di kampus Jember sana, UIN KHAS Jember sana, menunggu kabar dari saya, menunggu kabar dari kita. Maka pilihannya tidak ada lain, memberikan yang terbaik dan maksimal," tuturnya.

Pesan yang disampaikan kedua pimpinan itu sejalan: kontingen diminta memanfaatkan setiap kesempatan bertanding untuk menunjukkan kemampuan terbaik. Dukungan pimpinan dan seluruh civitas akademika dari Jember menjadi bekal moral bagi para atlet yang kini berada jauh dari kampus.

Dengan 26 cabang yang diikuti dari tiga bidang, UIN KHAS Jember berupaya menunjukkan kekuatan secara merata, mulai dari prestasi di lapangan olahraga, panggung seni, hingga kompetisi ilmiah. Persaingan pun diperkirakan ketat karena diikuti 18 PTKIN dari seluruh Jawa dan Madura.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada hasil sementara yang bisa disampaikan pada hari pertama. Kontingen UIN KHAS Jember masih akan mengikuti sisa rangkaian lomba, dan pimpinan kampus berharap kerja keras para atlet dapat berbuah hasil yang membanggakan.

Aksesibilitas
Ukuran Teks
Skala Abu-abu
Kontras Tinggi