Berita

Gali Potensi Pendapatan BLU, SPI UIN KHAS Jember Gelar FGD Proses Bisnis Berbasis Risiko

Bagikan:
Gali Potensi Pendapatan BLU, SPI UIN KHAS Jember Gelar FGD Proses Bisnis Berbasis Risiko

Humas — Satuan Pengawasan Internal (SPI) Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember menggelar Focus Group Discussion (FGD) mengenai proses bisnis berbasis risiko pada Kamis (16/7/2026). Kegiatan ini bertujuan memperkuat tata kelola lembaga agar lebih akuntabel, efisien, sekaligus adaptif terhadap potensi risiko bisnis guna mengoptimalkan pendapatan Badan Layanan Umum (BLU).

Pertemuan strategis tersebut dihadiri oleh para kepala bagian (kabag) fakultas, ketua Pusat Pengembangan Bisnis, Kepala Klinik, Kepala Lembaga Pemeriksa Halal (LPH), serta perwakilan unit kerja yang bergerak di sektor pendapatan BLU di lingkungan UIN KHAS Jember.

Dalam forum tersebut, panitia menghadirkan dua pakar pengawasan dan pengelolaan bisnis perguruan tinggi dari UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, yaitu Dr. Ridwan, S.Ag., M.Pd.I selaku Kepala SPI, dan Dr. Diah Ambarumi Munawaroh, M.Pd. selaku Manajer Operasional Pusat Bisnis.

Dalam paparannya, Dr. Ridwan menekankan bahwa penerapan proses bisnis berbasis risiko bukanlah sekadar formalitas pemenuhan kewajiban administratif. Menurutnya, konsep tersebut merupakan instrumen strategis utama yang harus diimplementasikan secara riil untuk memetakan tantangan dan peluang di lingkungan kampus.

"Dengan pemetaan risiko yang tepat dan terukur, setiap unit kerja diharapkan mampu mengantisipasi berbagai potensi hambatan operasional sejak dini sebelum berdampak pada mutu pelayanan akademik maupun non-akademik," jelas Ridwan.

Sementara itu, Dr. Diah Ambarumi Munawaroh menyoroti pentingnya kreativitas Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) dalam mengoptimalisasi aset dan layanan yang dimiliki. Ia menggarisbawahi bahwa di era BLU, kampus dituntut mandiri dalam aspek finansial tanpa harus menepikan fungsi sosial pendidikan.

Melalui pengelolaan unit usaha yang berbasis mitigasi risiko yang matang, unit bisnis internal dinilai mampu berkembang menjadi pilar penyokong finansial lembaga yang sehat dan berkelanjutan.

FGD yang berlangsung interaktif ini diwarnai dengan sesi diskusi dua arah. Para peserta aktif memaparkan kendala riil di lapangan serta merumuskan rekomendasi praktis yang siap diterapkan pada masing-masing unit kerja.

Pada penutupan acara, Kepala SPI UIN KHAS Jember menyampaikan apresiasi atas kontribusi para peserta dan narasumber. Pihaknya menegaskan komitmen kampus untuk segera menindaklanjuti rekomendasi FGD ini menjadi kebijakan operasional guna mewujudkan tata kelola BLU yang sehat, transparan, dan kompetitif.

Penulis :Didik Maulana Ishak

Editor : M Ghani Ramadhan

Fotografer : Rhizi Gustiman Qharimi

Aksesibilitas
Ukuran Teks
Skala Abu-abu
Kontras Tinggi