info@uinkhas.ac.id (0331) 487550

Rektor Tekankan Keteladanan pada Penutupan Rakerpim UIN KHAS Jember

Home >Berita >Rektor Tekankan Keteladanan pada Penutupan Rakerpim UIN KHAS Jember
Diposting : Senin, 09 Feb 2026, 10:18:08 | Dilihat : 502 kali
Rektor Tekankan Keteladanan pada Penutupan Rakerpim UIN KHAS Jember


Rapat Kerja Pimpinan (Rakerpim) UIN Kiai Haji Achmad Siddiq (KHAS) Jember Tahun 2026 resmi ditutup pada Jumat, 6 Februari 2026, di HARRIS Hotel & Conventions Surabaya. Penutupan yang dimulai pukul 10.00 WIB itu ditandai dengan arahan Rektor UIN KHAS Jember, Prof. Dr. H. Hepni, S.Ag., M.M., dilanjutkan doa oleh Prof. Dr. H. Sofyan Tsauri, M.M.

Dalam sambutannya, Rektor menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Rakerpim yang dinilai berjalan baik dan mendapat respons positif. Ia menegaskan bahwa keberhasilan kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi dan sinergi seluruh unsur pimpinan, mulai dari wakil rektor, dekan, direktur, kepala unit, hingga panitia pelaksana.

Menurut Prof. Hepni, Rakerpim tahun ini menghadirkan suasana baru yang tidak hanya menekankan aspek formal, tetapi juga penguatan nilai kebersamaan, spiritualitas, dan kedisiplinan. Model kegiatan yang memadukan forum akademik dengan aktivitas religius dan reflektif itu dinilai sebagai langkah strategis dalam membangun budaya kerja yang lebih utuh.

Dalam arahannya, Rektor menekankan pentingnya cara pandang dan cara berkomunikasi yang konstruktif dalam organisasi. Ia mengilustrasikan melalui kisah tentang pentingnya memilih diksi yang tepat dalam menyampaikan kritik atau laporan, sehingga masalah tidak sekadar menjadi beban, tetapi dapat diubah menjadi energi perbaikan.

“Laporan tidak harus selalu dimulai dari masalah. Yang lebih penting adalah rekomendasi dan solusi. Cara menyampaikan sesuatu dengan baik akan melahirkan semangat, bukan justru kelelahan baru,” ujarnya.

Prof. Hepni juga menegaskan bahwa kepemimpinan di lingkungan perguruan tinggi tidak cukup bertumpu pada gagasan dan argumentasi semata, tetapi harus diperkuat dengan keteladanan. Menurutnya, contoh nyata dalam disiplin, komitmen, dan integritas merupakan faktor paling efektif dalam membangun budaya organisasi.

Selama tiga hari pelaksanaan, Rakerpim tidak hanya menjadi forum diskusi program dan kebijakan, tetapi juga ruang refleksi bersama. Rektor menilai forum tersebut telah menghasilkan berbagai kesepakatan strategis berbasis data untuk arah pengembangan institusi ke depan.

Namun demikian, ia mengingatkan bahwa hasil Rakerpim tidak boleh berhenti sebagai dokumen atau notulensi semata. “Strategi tanpa eksekusi hanyalah sebuah ilusi. Yang terpenting bukan hanya apa yang kita rencanakan, tetapi bagaimana kita menunaikannya secara konsisten,” tegasnya.

Rektor mengajak seluruh pimpinan menjadikan program yang telah disepakati sebagai komitmen bersama dan target institusi sebagai tanggung jawab kolektif. Ia menekankan bahwa kemajuan UIN KHAS tidak ditentukan oleh figur tertentu, melainkan oleh kekompakan barisan, solidaritas, dan konsistensi kerja seluruh unsur.

Dalam kesempatan itu, Prof. Hepni juga menyampaikan apresiasi kepada peserta Rakerpim atas tingkat kedisiplinan dan partisipasi yang tinggi selama kegiatan berlangsung.

Rakerpim 2026 sendiri menjadi forum strategis tahunan untuk merumuskan arah kebijakan dan penguatan tata kelola UIN KHAS Jember. Dengan berakhirnya kegiatan tersebut, seluruh hasil pembahasan diharapkan menjadi kompas gerak bersama dalam mewujudkan kampus yang semakin maju, solid, dan berkelanjutan.

Penulis: Atiyatul Mawaddah 
Editor: Munirotun Naimah 

;