info@uinkhas.ac.id (0331) 487550

Paparan Wakil Rektor UIN KHAS Jember Soroti Evaluasi Kinerja dan Proyeksi Strategis 2026

Home >Berita >Paparan Wakil Rektor UIN KHAS Jember Soroti Evaluasi Kinerja dan Proyeksi Strategis 2026
Diposting : Senin, 09 Feb 2026, 08:45:06 | Dilihat : 483 kali
Paparan Wakil Rektor UIN KHAS Jember Soroti Evaluasi Kinerja dan Proyeksi Strategis 2026


Hari pertama Rapat Kerja Pimpinan (Rakerpim) Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember di HARRIS Hotel & Conventions Surabaya, Rabu, 4 Februari 2026, diisi dengan paparan para wakil rektor. Sesi yang berlangsung pukul 15.30–17.30 WIB itu menyoroti evaluasi kinerja tahun sebelumnya sekaligus proyeksi strategis universitas untuk tahun 2026.

Wakil Rektor I, Prof. Dr. M. Khusna Amal, S.Ag., M.Si., membuka sesi dengan memaparkan Evaluasi dan Proyeksi Akademik–Kelembagaan. Salah satu isu utama yang disampaikan adalah tren penurunan jumlah mahasiswa baru pada seluruh fakultas selama periode 2023–2025. Secara total, jumlah mahasiswa baru menurun dari 3.115 pada 2023 menjadi 2.460 pada 2025, atau turun sekitar 11,61 persen pada periode terakhir.

Di tengah tren tersebut, Prof. Amal menekankan adanya kemajuan pada aspek mutu akademik. Hingga 2025, hampir 50 persen program studi telah meraih akreditasi “Unggul”, sementara sebagian besar lainnya berstatus “Baik Sekali”. Universitas juga mengelola 25 jurnal ilmiah dengan 1.793 penulis aktif, dengan satu jurnal—Al’Adalah—telah mencapai peringkat SINTA 2.

Penguatan mutu kelembagaan juga ditandai dengan raihan Akreditasi A untuk UPT Perpustakaan, serta keberlanjutan sertifikasi ISO 9001:2015 dan ISO 21001:2018 hingga 2028. Selain itu, implementasi Sistem Informasi Penjaminan Mutu Internal (Si JAMU) dan aplikasi kurikulum berbasis Outcome-Based Education (E-OBE) menjadi bagian dari transformasi tata kelola akademik berbasis mutu.

Dalam aspek pengembangan sumber daya, UIN KHAS menyalurkan bantuan peningkatan kompetensi tenaga pendidik dan kependidikan sebesar Rp400 juta, menyelenggarakan Program Peningkatan Kualitas Dosen Pemula (PKDP) dengan 280 peserta, serta mempersiapkan pendirian Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP). Sejumlah program studi baru juga disiapkan, termasuk pada jenjang doktoral.

Jika Wakil Rektor I menekankan penguatan mutu akademik, Wakil Rektor II, Dr. H. Ainur Rafik, M.Ag., memaparkan kondisi sumber daya manusia dan keuangan universitas. Ia menjelaskan dinamika jumlah pegawai, termasuk CPNS, PNS, PPPK, serta proses alih daya tenaga non-ASN. Dalam setahun, proses kenaikan jabatan dilaksanakan tiga kali, dengan harapan dapat mempercepat peningkatan kesejahteraan pegawai sesuai ketentuan yang berlaku.

Dari sisi keuangan, target BLU ditetapkan Rp90 miliar dengan strategi optimalisasi pemanfaatan aset dan pengembangan unit bisnis. Pada 2026, fokus belanja diarahkan pada peningkatan sarana dan prasarana, terutama laboratorium di FTIK, Fakultas Dakwah, dan Unit Pengembangan Bahasa. Wakil Rektor II juga menekankan pentingnya peningkatan jumlah mahasiswa baru sebagai salah satu penopang utama pendapatan BLU.

Sementara itu, Wakil Rektor III, Dr. Khoirul Faizin, M.Ag., memaparkan evaluasi bidang kemahasiswaan, kerja sama, dan alumni. Dalam bidang kemahasiswaan, universitas telah menetapkan Buku Pedoman Pembinaan Ormawa sebagai acuan resmi pengelolaan organisasi mahasiswa. Penguatan peran pembina dilakukan melalui restrukturisasi dan dukungan pendanaan yang lebih terarah, meski alokasi sarana prasarana Ormawa menurun secara bertahap hingga Rp150 juta pada 2026.

Capaian prestasi mahasiswa menunjukkan tren positif. Pada 2025, tercatat 88 prestasi tingkat nasional dan 40 tingkat internasional, meningkat dibanding tahun sebelumnya. Program mobilitas mahasiswa juga terus diperluas, dengan pengiriman mahasiswa ke Malaysia, Singapura, dan Thailand.

Dalam bidang kerja sama, UIN KHAS memiliki 75 kerja sama aktif dengan komposisi mayoritas nasional. Target tahun 2026 adalah penambahan 20 kerja sama dalam negeri dan lima kerja sama luar negeri. Upaya internasionalisasi juga terlihat dari keberadaan mahasiswa asing asal Thailand, Bangladesh, dan Nigeria, dengan target 19 mahasiswa dari 7–8 negara pada tahun mendatang.

Adapun di bidang alumni, penguatan peran Ikatan Alumni (IKA) diarahkan untuk mendukung tracer study dan promosi penerimaan mahasiswa baru di berbagai daerah.

Paparan tiga wakil rektor tersebut menjadi gambaran komprehensif kondisi aktual UIN KHAS Jember sekaligus arah kebijakan strategis ke depan. Rakerpim tahun ini menegaskan komitmen universitas untuk memperkuat mutu akademik, tata kelola kelembagaan, kemandirian keuangan, serta daya saing mahasiswa di tingkat nasional dan global.

Penulis: Atiyatul Mawaddah
Editor: Munirotun Naimah

;