Dari Kolaborasi hingga Karakter: UIN KHAS Jember Siapkan Generasi Robbi Radhiyyah, Qowiyyul Amin, dan Ulul Albab
Humas - Rektor UIN KHAS Jember, Prof. Hepni, menegaskan bahwa kemajuan lembaga pendidikan tinggi tidak mungkin dicapai tanpa kolaborasi yang kuat dan berkelanjutan dengan seluruh stakeholder. Penegasan tersebut disampaikan dalam kegiatan Temu Wali Mahasiswa UIN KHAS Jember yang berlangsung penuh kehangatan dan refleksi.
Dalam sambutannya, Prof. Hepni menekankan bahwa sinergi antara kampus, orang tua atau wali mahasiswa, masyarakat, serta dunia kerja merupakan fondasi utama dalam membangun kualitas pendidikan yang unggul dan berkarakter. Perguruan tinggi Islam, menurutnya, tidak hanya berfungsi sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga sebagai ruang pembentukan insan paripurna.
Lebih lanjut, Prof. Hepni menerjemahkan pemikiran besar KH. Achmad Siddiq ke dalam tiga orientasi strategis pendidikan UIN KHAS Jember. Pertama, kampus berkomitmen mencetak lulusan generasi robbi radhiyyah, yakni generasi yang memiliki keteguhan iman, keluhuran akhlak, serta menjadikan ridha Allah sebagai tujuan hidup.
Kedua, UIN KHAS Jember diarahkan untuk melahirkan generasi qowiyyul amîn—pribadi yang unggul secara kompetensi, kuat secara mental, serta terpercaya dalam integritas dan tanggung jawab sosial.
Ketiga, perguruan tinggi diharapkan mampu menghadirkan generasi ulul albab, insan akademik yang mampu memadukan kedalaman intelektual, kejernihan spiritual, dan kepekaan sosial dalam merespons dinamika zaman.
Sejalan dengan hal tersebut, Wakil Rektor III UIN KHAS Jember, Dr. H. Khairul Faizin, M.Ag, dalam sambutannya menekankan pentingnya komunikasi yang sinergis dan terbuka antara kampus dan orang tua atau wali mahasiswa. Menurutnya, keberhasilan pembinaan mahasiswa tidak dapat dilepaskan dari hubungan yang harmonis dan saling percaya antara kedua belah pihak.
“Orang tua dan wali mahasiswa bukan sekadar mitra administratif, tetapi bagian penting dari ekosistem pendidikan. Komunikasi yang baik akan melahirkan sinergi, memperkuat pembinaan karakter, serta membantu kampus merespons kebutuhan dan tantangan mahasiswa secara lebih tepat,” ujar Dr. Khairul Faizin.
Ia menambahkan, UIN KHAS Jember terus membuka ruang dialog dan partisipasi aktif bagi wali mahasiswa sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendampingi proses akademik, pengembangan minat bakat, hingga pembinaan moral dan sosial mahasiswa.
Melalui kolaborasi yang solid dan komunikasi yang berkesinambungan dengan seluruh stakeholder, UIN KHAS Jember meneguhkan perannya sebagai perguruan tinggi Islam yang tidak hanya mencetak lulusan akademik, tetapi juga membentuk generasi unggul yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia.
Penulis: Fauzan
Editor: Moh. Nor Afandi




