info@uinkhas.ac.id (0331) 487550

UIN KHAS Jember Perkuat Sinergi dengan Sekolah dan Madrasah, Sosialisasi PMB dan RPL 2026

Home >Berita >UIN KHAS Jember Perkuat Sinergi dengan Sekolah dan Madrasah, Sosialisasi PMB dan RPL 2026
Diposting : Selasa, 10 Mar 2026, 17:08:21 | Dilihat : 48 kali
UIN KHAS Jember Perkuat Sinergi dengan Sekolah dan Madrasah, Sosialisasi PMB dan RPL 2026


Humas - Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember terus memperkuat jejaring dengan sekolah dan madrasah dalam rangka meningkatkan akses pendidikan tinggi bagi generasi muda. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) dan Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) 2026 yang digelar pada Selasa (10/3/2026) di Gedung Pascasarjana UIN KHAS Jember.

Kegiatan ini dihadiri oleh Rektor, Kepala Biro AUPK, para Wakil Rektor, Dekan dan Wakil Dekan, Direktur dan Wakil Direktur Pascasarjana, jajaran pimpinan unit, serta para koordinator program studi. Hadir pula para kepala sekolah dan kepala madrasah dari berbagai lembaga pendidikan di Kabupaten Jember.

Sejak pra acara, suasana sudah terasa hangat. Lantunan musik religi dan pemutaran trailer film tentang KH. Achmad Siddiq membuka rangkaian kegiatan sebelum acara inti dimulai pukul 14.00 WIB.

Pendidikan untuk Menyiapkan Generasi Kuat

Rektor UIN KHAS Jember, Prof. Dr. H. Hepni, S.Ag., M.M., CPEM., dalam arahannya menekankan pentingnya pendidikan tinggi dalam membangun generasi yang kuat secara intelektual, spiritual, dan sosial.

Ia mengingatkan bahwa Al-Qur’an telah memberikan pesan kuat agar umat Islam tidak meninggalkan generasi yang lemah.

“Al-Qur’an mengingatkan kita agar tidak meninggalkan generasi dalam keadaan lemah. Lemah pendidikan, lemah keilmuan, lemah peradaban, bahkan lemah ekonomi. Karena itu tugas kita bersama adalah menyiapkan generasi yang kuat,” ujar Prof. Hepni.

Menurutnya, memilih perguruan tinggi yang tepat merupakan bagian penting dalam menyiapkan masa depan generasi muda. Ia menilai perguruan tinggi negeri dengan kualitas akademik yang baik memiliki jaminan lebih kuat dalam memberikan pendidikan yang berkualitas.

“Pastikan lembaganya negeri dan memiliki kualitas yang unggul. UIN KHAS Jember insyaallah memenuhi dua hal tersebut, sekaligus membawa nama besar ulama nasional KH. Achmad Siddiq yang menjadi inspirasi moral dan intelektual,” jelasnya.

Rektor juga menekankan bahwa pendidikan di UIN KHAS tidak hanya berorientasi pada kecerdasan akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan spiritualitas.

Menurutnya, UIN KHAS mengembangkan visi yang menyeimbangkan tiga aspek utama, yakni profesionalitas, religiositas, dan intelektualitas.

“Mahasiswa tidak hanya dituntut cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas moral, kedalaman spiritual, dan keterampilan profesional. Inilah yang menjadi fondasi pendidikan di UIN KHAS Jember,” katanya.

Ia juga mengajak para kepala sekolah dan kepala madrasah untuk bersama-sama mendorong siswa melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

“Ketika kita mengarahkan siswa untuk melanjutkan pendidikan ke tempat yang baik, sesungguhnya itu bukan hanya tanggung jawab sosial, tetapi juga tanggung jawab moral dan spiritual,” tuturnya.

Memperkuat Silaturahmi dan Kolaborasi Pendidikan

Sementara itu, Wakil Rektor I UIN KHAS Jember, Prof. Dr. M. Khusna Amal, S.Ag., M.Si., dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya membangun komunikasi yang lebih erat antara perguruan tinggi dengan sekolah dan madrasah.

Menurutnya, silaturahmi akademik menjadi fondasi penting dalam membangun ekosistem pendidikan yang saling menguatkan.

“Tidak ada hari tanpa silaturahmi dan tidak ada hari tanpa menyapa para kepala sekolah dan kepala madrasah. Karena itu hari ini kami mengundang Bapak dan Ibu sekalian hadir di kampus, agar hubungan yang selama ini terjalin tidak hanya bersifat formal dan kelembagaan, tetapi juga menjadi hubungan kultural yang lebih akrab,” ujar Prof. Khusna Amal.

Ia menjelaskan bahwa sebelumnya tim promosi UIN KHAS telah aktif turun langsung ke sekolah-sekolah untuk memperkenalkan kampus kepada para siswa. Melalui forum ini, UIN KHAS ingin menghadirkan ruang dialog yang lebih luas dengan para kepala sekolah.

“Forum ini bukan sekadar sosialisasi, tetapi juga ruang berbagi gagasan dan menerima masukan dari Bapak-Ibu sekalian tentang bagaimana mendorong siswa untuk melanjutkan studi ke perguruan tinggi,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan capaian awal penerimaan mahasiswa baru melalui jalur Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN PTKIN).

“Alhamdulillah pada tahap pertama melalui jalur SPAN PTKIN, jumlah pendaftar ke UIN KHAS Jember mencapai sekitar 2.500 siswa. Ini angka yang cukup membanggakan dan tentu tidak terlepas dari peran besar para kepala sekolah dan madrasah yang terus memotivasi siswanya untuk melanjutkan pendidikan,” ungkapnya.

Selain jalur SPAN PTKIN, Prof. Khusna Amal menjelaskan bahwa masih terdapat dua jalur seleksi lainnya yang akan dibuka, yaitu UM-PTKIN serta jalur mandiri. Salah satu skema yang diperkuat tahun ini adalah jalur kemitraan dengan sekolah dan madrasah.

Melalui jalur tersebut, pihak sekolah dapat merekomendasikan siswa-siswi terbaiknya untuk melanjutkan studi di UIN KHAS Jember.

“Kami ingin membangun kemitraan yang lebih kuat dengan sekolah. Melalui jalur kemitraan ini, sekolah dapat merekomendasikan siswanya untuk melanjutkan studi di UIN KHAS Jember, bahkan kami memberikan fleksibilitas dalam penentuan UKT yang disesuaikan dengan kemampuan ekonomi keluarga,” jelasnya.

Selain itu, ia juga memperkenalkan program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) yang membuka peluang bagi para guru dan tenaga kependidikan untuk melanjutkan studi dengan durasi yang lebih fleksibel.

“Bapak-Ibu guru yang sudah aktif mengajar atau bekerja namun belum melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dapat memanfaatkan jalur RPL. Dengan pengakuan pengalaman kerja, program S1 bisa ditempuh sekitar satu setengah hingga dua tahun, sedangkan S2 dapat diselesaikan sekitar satu tahun,” paparnya.

Saat ini, UIN KHAS Jember memiliki 29 program studi sarjana serta 13 program pascasarjana, dan tengah mempersiapkan pengembangan program studi berbasis STEM sebagai bagian dari mandat penguatan sains dan teknologi dari pemerintah.

Apresiasi untuk Sekolah dan Madrasah

Pada kesempatan tersebut, UIN KHAS Jember juga memberikan apresiasi kepada sejumlah sekolah dan madrasah yang tercatat sebagai lembaga dengan jumlah pendaftar terbanyak melalui jalur SPAN PTKIN.

Penghargaan tersebut menjadi bentuk penghormatan atas kontribusi lembaga pendidikan dalam mendorong para siswa melanjutkan studi ke perguruan tinggi.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan sesi foto bersama, pembacaan doa oleh Wakil Rektor II Dr. H. Ainur Rafik, M.Ag., serta pemaparan teknis mengenai PMB dan RPL oleh tim Pusat Informasi Data dan PMB UIN KHAS Jember.

Melalui kegiatan ini, UIN KHAS Jember berharap dapat memperkuat kemitraan strategis dengan sekolah dan madrasah, sekaligus membuka peluang lebih luas bagi generasi muda untuk mengakses pendidikan tinggi yang berkualitas.

Dengan penguatan mutu akademik, pengembangan program studi, serta berbagai jalur penerimaan mahasiswa baru, UIN KHAS Jember optimistis dapat terus menjadi salah satu destinasi pendidikan tinggi Islam yang diminati di kawasan Tapal Kuda dan Indonesia.

Penulis: Atiyatul Mawaddah 
Editor: Munirotun Naimah 

;