info@uinkhas.ac.id (0331) 487550

Semester Genap, IAIN Jember Putuskan Perkuliahan Tetap Diselenggarakan Secara Daring

Home >Berita >Semester Genap, IAIN Jember Putuskan Perkuliahan Tetap Diselenggarakan Secara Daring
Diposting : Selasa, 19 Jan 2021, 14:41:17 | Dilihat : 1644 kali
Semester Genap, IAIN Jember Putuskan Perkuliahan Tetap Diselenggarakan Secara Daring


HUMAS- Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Jember memutuskan tetap akan menyelenggarakan pembelajaran secara daring di perkuliahan semester genap mendatang. Demikian terungkap usai rapat pimpinan bersama tim satgas Covid 19 Kabupaten Jember, Selasa (19/1/2021).

Menurut Wakil Rektor Bidang Akademik IAIN Jember Prof Miftah Arifin, setelah kita lakukan evaluasi dan melihat situasi pandemic Covid 19 belum berakhir, akhirnya pimpinan IAIN Jember memutuskan untuk tetap menyelenggarakan perkuliahan secara daring di semester genap mendatang.

“Kita putuskan perkuliahan daring hingga pertengahan semester genap, sambil lalu kita melihat perkembangan sekaligus kita akan lakukan evaluasi,” ungkapnya.

Menurut Prof Miftah, saat ini pemerintah sudah memulai program vaksinasi sebagai upaya untuk menekan angka penderita dan penularan Covid 19. “Kita nanti tetap akan melihat kapan vaksin ini akan dimulai di daerah- daerah. Kalau Vaksin sudah dimulai, kita akan lakukan evaluasi,” tambahnya.

Prof Miftah meminta kepada seluruh sivitas akademika IAIN Jember untuk memahami kebijakan tersebut. Sebab, IAIN Jember sebagai bagian dari lembaga pemerintah harus tetap mematuhi keputusan dari pemerintah.

“Memang banyak harapan yang masuk kepada kami, agar menyelenggarakan perkuliahan secara tatap muka pada semester genap mendatang, tetapi karena pandemic ini belum berakhir, akhirnya kami putuskan untuk tetap menyelenggarakan perkuliahan secara daring hingga pertengahan semester genap,” tambahnya.

Seperti diketahui, sejak pandemic Covid 19 melanda negeri pada Bulan Maret 2020 lalu, seluruh aktifitas pembelajaran dilakukan dengan daring. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran dan penularan Covid 19. (Ahmad Winarno/ Cahya/ Naima)

;