info@uinkhas.ac.id (0331) 487550

Menag: Nuzulul Qur’an Jadi Inspirasi Merawat Persatuan dan Perdamaian

Home >Berita >Menag: Nuzulul Qur’an Jadi Inspirasi Merawat Persatuan dan Perdamaian
Diposting : Kamis, 12 Mar 2026, 13:17:47 | Dilihat : 37 kali
Menag: Nuzulul Qur’an Jadi Inspirasi Merawat Persatuan dan Perdamaian


Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa peringatan Nuzulul Qur’an hendaknya menjadi sumber inspirasi bagi seluruh elemen bangsa untuk merawat persatuan serta menghadirkan kehidupan yang damai. Hal itu disampaikan dalam peringatan Nuzulul Qur’an tingkat kenegaraan di Istana Negara yang mengusung tema “Mewujudkan Al-Qur’an sebagai Rahmat Alam Semesta”. Kegiatan tersebut dihadiri Presiden Prabowo Subianto, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Wakil Menteri Agama Romo Syafii, serta para pimpinan kementerian dan lembaga dalam Kabinet Merah Putih.

Dalam sambutannya, Menag menekankan bahwa Al-Qur’an diturunkan sebagai sumber petunjuk sekaligus rahmat bagi kehidupan manusia. Karena itu, nilai-nilai yang terkandung di dalamnya perlu dihadirkan dalam kehidupan publik sehingga tidak berhenti sebagai bacaan, melainkan benar-benar menjadi pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Dengan semangat itulah kita berharap peringatan Nuzulul Qur’an harus menjadi sumber inspirasi dalam merawat persatuan bangsa ini untuk menghadirkan kehidupan yang damai, adil, dan membawa kemanfaatan,” ujar Menag, Selasa (10/3/2026).

Ia menjelaskan, peringatan tersebut merupakan bagian dari ikhtiar bersama untuk mengamalkan ajaran Al-Qur’an secara nyata. Implementasi nilai-nilai Al-Qur’an dalam pembangunan bangsa, menurutnya, akan melahirkan keteguhan dalam memimpin sekaligus mengarahkan masyarakat menuju kebaikan bersama.

Menag juga menyoroti pentingnya mendoakan para pemimpin. Menurutnya, kebaikan seorang pemimpin akan berdampak luas bagi kemaslahatan rakyat dan negara.

“Jika aku tunjukkan doa untuk diriku sendiri maka manfaatnya hanya kembali kepada aku. Tetapi jika aku tunjukkan untuk pemimpin, maka kebaikan pemimpin akan membawa kebaikan bagi manusia dan bagi mereka,” tutur Menag.

Lebih lanjut, ia mengajak masyarakat menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam membangun peradaban yang berkeadilan. Momentum peringatan Nuzulul Qur’an, katanya, diharapkan dapat memperkuat komitmen nasional dalam menjaga harmoni di tengah keberagaman Indonesia.

“Semoga peringatan Nuzulul Qur’an ini semakin memperkuat komitmen kita untuk menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai pedoman di dalam pembangunan bangsa yang damai dan bermanfaat,” pungkasnya.

Pada kesempatan tersebut, Kementerian Agama Republik Indonesia juga menghadirkan 30 anak yatim dari panti asuhan untuk menerima paket bantuan sebagai bagian dari penguatan nilai kepedulian sosial yang diajarkan dalam Al-Qur’an.

Sumber foto dan informasi: kemenag.go.id

;