info@uinkhas.ac.id (0331) 487550

Publik Lecture UIN KHAS Jember Bahas Gaza: "The Broken Promise of Human Rights and Peace?"

Home >Berita >Publik Lecture UIN KHAS Jember Bahas Gaza: "The Broken Promise of Human Rights and Peace?"
Diposting : Senin, 05 May 2025, 18:31:29 | Dilihat : 476 kali
Publik Lecture UIN KHAS Jember Bahas Gaza: "The Broken Promise of Human Rights and Peace?"


Humas - Soroti konflik yang tak kunjung usai di Gaza, Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember menggelar Public Lecture ke-12 bertemakan "Gaza: The Broken Promise of Human Rights and Peace?" pada Senin, 5 Mei 2025. 

Acara yang berlangsung di Gedung Kuliah Terpadu lantai 3 ini, dihadiri lebih 500 peserta dari beragam kalangan, termasuk civitas akademika, perwakilan Kementerian Agama, organisasi keagamaan seperti NU, Fatayat, Muhammadiyah, serta pimpinan agama Kristen, Katolik, Hindu, Budha, dan Konghucu. Tak ketinggalan para siswa dan mahasiswa dari berbagai instansi juga turut hadir baik secara luring maupun daring.

Dalam sambutannya, Prof. Dr. M. Khusna Amal, selaku Wakil Rektor I menyampaikan bahwa kegiatan Public Lecture merupakan program prioritas bidang akademik dan kelembagaan kampus. 

"Melalui Public Lecture yang melibatkan berbagai kalangan, kami memposisikan kegiatan ini sebagai ruang publik terbuka untuk mendialogkan isu-isu aktual dalam bidang keilmuan Islam, pemeriksaan, dan kemanusiaan global," tutur Prof. Khusna Amal.

Kegiatan yang dimoderatori oleh Al Furqon ini menghadirkan dua pembicara utama, yakni Prof. Lena Salaymeh dari Universitas Paris Sciences et Letters dan Farid F. Saenong, dari Universitas Islam Internasional Indonesia yang juga merupakan Koordinator Staf Khusus Menteri Agama RI.

Diskusi berfokus pada pelanggaran HAM sistematis dan berkelanjutan di Gaza serta kegagalan upaya perdamaian yang berulang. Para pembicara menyoroti perlunya tindakan internasional yang mendesak untuk mengakhiri penderitaan warga Palestina dan mencapai solusi damai yang berkelanjutan.

Prof. Khusna Amal juga mengungkapkan bahwa UIN KHAS Jember berkomitmen untuk terus menjaga api intelektualisme tetap menyala dan berperan aktif dalam merespon isu-isu lokal, nasional, dan global melalui forum-forum diskusi publik semacam ini.

"Melalui public lecture ini, kita memastikan bahwa kampus sebagai produsen pengetahuan tetap aktif dan produktif menghasilkan wacana yang dapat memberikan pencerahan kepada masyarakat luas. Serta saya berharap dengan adanya forum diskusi ini, dapat melahirkan satu hasil diskusi yang cukup konstruktif untuk menyuarakan persoalan-persoalan Gaza terkait dengan hak-hak asasi manusia warga masyarakat Gaza," ungkap Guru Besar UIN KHAS Jember tersebut.

Veodora, pelajar SMP Rukun Harapan yang hadir sebagai peserta, merasa sangat senang setelah menghadiri forum ini, dikarenakan banyak pemahaman baru yang diperolehnya.

"Saya mendapat pemahaman baru bahwa konflik ini lebih mengarah pada kolonialisme dengan bentuk yang berbeda dari yang kita pahami selama ini." ujarnya.

Penulis: Zulfa Aulia Ruhana
Editor: Munirotun Naimah 

;