Wis Wayahe UIN KHAS Jember Maju dan Bermutu, Jadi Tagline Rapat Kerja Pimpinan Periode 2023-2027
Humas - Untuk mempercepat tercapainya visi menjadi perguruan tinggi terkemuka di Asia pada tahun 2045, Rektor Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember, Prof. Dr. Hepni mencetuskan 10 program prioritas yang akan dijalankan selama periode 2023-2027.
Hal itu dijelaskan rektor saat membuka kegiatan pra rapat kerja pimpinan (pra Rakerpim) tahunan dengan tema ‘Wis Wayahe UIN KHAS Jember Maju dan Bermutu’, di Lantai 3 Gedung Kuliah Terpadu. Senin, 22 Januari 2024.
Program prioritas atau yang dikemas Dasacita Rektor UIN KHAS Jember itu meliputi, Penguatan Moderasi Beragama, Akreditasi Perguruan Tinggi Unggul dan Akreditasi Internasional, Akselerasi dan Akreditasi Jurnal Sinta 2 dan Bereputasi Internasional, Eksekusi SKPI dan Implementasi Kurikulum Outcome-Based Education, Peningkatan Mutu SDM dan Kelembagaan, Reformasi Birokrasi berbasis Regulasi, Rekognisi Nasional dan internasional bagi dosen, mahasiswa, dan institusi.
Kemudian, Green Campus and Smart Campus, Digitalisasi dan Integrasi Layanan Publik, dan terakhir Diversifikasi dan Optimalisasi unit Bisnis BLU.
Rektor Hepni menjelaskan, program prioritas yang disusunnya, harus menjadi bekal bersama menyongsong terwujudnya visi perguruan tinggi yang lebih maksimal, khususnya sebagai rujukan penyusunan program kerja, dan lainnya.
Untuk diketahui, dicetuskannya Dasacita rektor ini, banyak pihak menilai positif. Tak terkecuali bagi jajaran Wakil Rektor, Kepala Biro AUPK, Direktur Pascasarjana, Dekan beserta Wakil Dekan.
Seperti yang disampaikan Kepala Biro AUPK UIN KHAS Jember, Dr. Nawawi selaku ketua panitia Rakerpim tahun ini menyampaikan, Dasacita rektor harus menjadi sumber energi yang menggerakan semua sektor di lingkungan UIN KHAS Jember. Khususnya untuk mempercepat laju birokrasi.
Bagi Dr. Nawawi, kecepatan laju birokrasi menjadi pemantik capaian program prioritas. Karena itu ia kembali mengunduh terobosan baru untuk mendukung hal tersebut. Salah satunya dengan membuat fitur layanan yang terintegrasi secara digital. Mulai dari layanan administrasi sampai layanan informasi publik semakin mudah untuk diakses.
Selain itu, jika sebelumnya pemberlakuan Tanda Tangan Elektronik (TTE) digunakan secara terbatas oleh pimpinan, kini segenap jajaran pejabat mulai dari tingkat unit, lembaga, dekan, pascasarjana, hingga universitas sudah bisa memanfaatkan fitur tersebut.
Dr. Nawawi mengklaim, dibanding Perguruan Tinggi lainnya, UIN KHAS Jember menjadi institusi pertama yang memanfaatkan fitur pengesahan melalui elektronik. "Bila surat pengajuan maupun permohonan itu tidak bermasalah, maka dari mana saja sudah bisa ditandatangani," ucap pria asal Madura Pamekasan itu.
Dr. Nawawi berharap, terobosan itu mampu memudahkan pelaksanaan tugas birokrasi yang berdasar regulasi, agar setiap layanan bergerak semakin lincah, kompatibel, dan terarah.
Sebagai informasi, Rakerpim (rapat kerja pimpinan) merupakan forum evaluasi program kerja tahun sebelumnya dan menyusun program kerja untuk tahun berikutnya. Kegiatan Rakerpim resmi dibuka mulai hari ini. Dilanjutkan di masing-masing unit, dan lembaga masing-masing. Adapun peserta Rakerpim di antaranya, seluruh pejabat di lingkungan UIN KHAS Jember.
Penulis: Dahlan Nur Busri
Editor: Munirotun Naimah




