info@uinkhas.ac.id (0331) 487550

UIN KHAS Jember Lauching Al Qur’an Terjemah Bahasa Using, Kaban Litbang: Ini Produk Penting

Home >Berita >UIN KHAS Jember Lauching Al Qur’an Terjemah Bahasa Using, Kaban Litbang: Ini Produk Penting
Diposting : Jumat, 10 Feb 2023, 21:26:28 | Dilihat : 1333 kali
UIN KHAS Jember Lauching Al Qur’an Terjemah Bahasa Using, Kaban Litbang: Ini Produk Penting


Humas - Kepala Badan Litbang dan Diklat Kemenag RI, Profesor Suyitno mengapresiasi, terjemahan Al Qur’an bahasa Using merupakan produk Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember yang nyata di tengah masyarakat.

Hal itu disampaikan Prof. Suyitno di depan tim penerjemah beserta sivitas akademika UIN KHAS Jember pada pagelaran Launching Al-Qur’an dan Terjemahnya Bahasa Using Banyuwangi, di GKT. Jum’at, 10 Februari 2023.

“Terjemahan bahasa Using ini penting karena berkorelasi dengan program moderasi beragama,” terangnya. 

Kata Prof Suyitno, Kemenag RI melalui Puslitbang Lektur Khazanah Keagamaan dan Manajemen Organisasi Badan Litbang dan Diklat telah sukses menerjemahkan Al-Qur’an kedalam 20 bahasa lokal di Indonesia. 

Ikhwal tersebut dalam rangka melindungi bahasa daerah dari ancaman kepunahan, juga sekaligus mendekatkan masyarakat kepada kitab sucinya. 

“Ketika kitab suci dibaca, difahami, dan diamalkan, maka dipastikan akan terbentuk masyarakat yang tenang,” paparnya.

Sementara Rektor UIN KHAS Jember, Profesor Babun Suharto menjelaskan, penerbitan terjemahan higga launching ini merupakan program pengabdian masyarakat (community service) sebagai upaya melestarikan dan pengembangan budaya masyarakat.

“Karya ini kami persembahkan untuk masyarakat Banyuwangi, semoga semakin gemar dalam mengkaji Al-Qur’an sebagai pedoman hidup sehari-hari,” harapnya.

Ketua Tim Penerjamah, Akhmad Musollin menyebut, kegiatan penerjemahan Al Qur’an Bahasa Using hasil kerjasama UIN KHAS Jember dengan Puslitbang Lektur, Khazanah Keagamaan dan Manajemen Organisasi pada Litbang dan Diklat Kemenag RI ini setidaknya telah menghabiskan waktu selama dua tahun.

Kata Akhmad Musollin, sebagian besar kendala yang dialami saat proses penerjaman kerap terjadi perbedaan pendapat tentang dialek. Seperti pada pengucapan ‘Osing’ atau Using, yang kemudian disepekati menjadi Using.

Kendati mustahil dan sulit mendekati sempurna, Akhmad Musollin berharap, hasil terjemahannya tidak mendapat koreksi. Hal ini sebagai tanda bahwa ratusan tim penerjemah telah secara detail dan hati-hati dalam setiap prosesnya.

“Semoga tidak ada koreksi,” harapnya.

Sebagai informasi, Launching Al-Qur’an dan Terjemahnya bahasa Using dihadiri oleh perwakilan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi bersama Kemenag Banyuwangi. Kehadirannya disambut positif oleh segenap sivitas akademika. Baik rektor, wakil rektor, kepala biro, dekan, wakil dekan, beserta kepala pusat di lingkungan UIN KHAS Jember. (humas/dnb)

Berita Terbaru

Jalur RPL UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember Buka Jalan Kuliah Hemat, Lulus Kilat!
02 Apr 2026By humas
Dorong Transformasi Digital, UIN KHAS Jember Kaji Layanan Berbasis AI
02 Apr 2026By humas
UIN KHAS Jember Perkuat Ekosistem Riset dan Beasiswa, Arahkan SDM Menuju Indonesia Emas 2045
02 Apr 2026By humas

Agenda

Informasi Terbaru

Belum ada Informasi Terbaru

Lowongan

;