info@uinkhas.ac.id (0331) 487550

Jadi Mitra Petani, 90 Hektar Lahan KHDTK UIN KHAS Jember Dibuat Laboratorium Pertanian dan Kehutanan

Home >Berita >Jadi Mitra Petani, 90 Hektar Lahan KHDTK UIN KHAS Jember Dibuat Laboratorium Pertanian dan Kehutanan
Diposting : Selasa, 09 May 2023, 19:12:22 | Dilihat : 1415 kali
Jadi Mitra Petani, 90 Hektar Lahan KHDTK UIN KHAS Jember Dibuat Laboratorium Pertanian dan Kehutanan


Humas – Areal kawasan hutan dengan tujuan khusus (KHDTK) Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember, sebagian besar akan dibuat Laboratorium berbasis lingkungan hidup.

KHDTK UIN KHAS Jember merupakan lahan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (MENLHK) yang terletak di Desa Kadang Tepus, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang.

Berdasarkan surat keputusan MENLHK tanggal 13 Maret 2023, UIN KHAS Jember memperoleh izin hak kelola lahan seluas 100 hektar. Dari luas tersebut, 90 hektar akan dijadikan laboratorium, sementara sisanya akan dibangun gedung fakultas umum.

Keterangan: Rektor UIN KHAS Jember, Prof. Dr. Babun Suharto dan Thoriqul Haq, Bupati Lumajang tengah foto bersama usai meresmikan peletakan patok pembatas di areal KHDTK. Jum'at, 5 Mei 2023. (Foto: Humas/Afandi)

Kendati belum diketahui pasti soal waktu realisasi pembangunan di atas lahan tersebut, Rektor UIN KHAS Jember, Prof. Dr. Babun Suharto mengatakan, beberapa fakultas umum akan didirikan, yakni Fakultas Pertanian, Kehutanan, dan Kedokteran.

“Nanti akan berdiri kampus pertanian, kehutanan, dan Kedokteran disini,” terang Prof. Babun usai peletakan batok pembatas bersama Bupati Lumajang.

Menurut Prof. Babun, KHDTK UIN KHAS Jember di Kota Pisang itu, sebagai kanal baru dalam melakukan penelitian, pengembangan sosial budaya, serta syiar keagamaan berbasis empat pilar KHAS.

“Empar pilar KHAS harus tetap menjadi nafas syiar keagamaan,” paparnya.

Sementara itu, menepis opini soal petani yang akan digusur, Kepala Pusat Data dan Informasi Kelembagaan (PDIK) UIN KHAS Jember, Dr. Moh. Nor Afandi mengatakan, dua fakultas tersebut erat kaitannya dengan laboratorium berbasis lingkungan hidup.

Perannya dalam melestarikan alam, sama-sama dimiliki oleh mahasiswa dan petani. Lebih-lebih, nantinya kampus berencana menggabungkan keduanya dalam satu kolom kemitraan. Dengan demikian, besar peluang bagi petani agar tidak kehilangan mata pencahariannya.

Di samping itu, Afandi menambahkan, kehadiran KHDTK UIN KHAS Jember sebagai sumbangsih bagi peningkatan perekonomian masyarakat, juga sebagai lahan penelitian bagi mahasiswa yang tidak bisa dipisahkan dari kegiatan pertanian, kehutanan, dan kesehatan.

“Petani nanti akan menjadi mitra,” ungkap Afandi saat berada di lokasi papan nama KHDTK UIN KHAS Jember. Ahad, 7 Mei 2023 kemarin.

Afandi berharap, petani yang sejak puluhan tahun mengelola lahan tersebut tidak perlu khawatir. Sebab kampus dalam hal mengelola lahan tersebut, berkomitmen dan patuh sebagaimana tertera pada amar putusan MENLHK dengan nomor 208/MENLHK/SETJEN/PLA.0/3/2023.

“kami hanya mendapat izin hak kelola, tidak lebih dari itu,” ujarnya.

Sementara itu, Suprapto petani setempat, mengaku mendukung pembangunan dan pengelolaan lahan KHDTK. “Nantinya, ekonomi akan pulih dengan adanya kampus,” ucapnya.

Dia menambahkan, mayoritas masyarakat sekitar Kandang Tepus adalah petani dan peternak sapi perah. Suprapto berharap, KHDTK UIN KHAS Jember bisa membantu memberdayakan dan memanfaatkan ladang penghasilan dan sumber daya alam yang ada.

“Dengan adanya program UIN ini, harapannya masyarakat makmur dan tidak ada yang dirugikan,” tutupnya. (humas/dnb)

Berita Terbaru

Kualitas Diakui Global, Minat Siswa Terhadap Kampus Islam Negeri Terus Meningkat
04 Apr 2026By humas
UIN KHAS Jember Perkuat Layanan Publik Adaptif, Selaras Instruksi Menag di Era WFH
03 Apr 2026By humas
Jalur RPL UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember Buka Jalan Kuliah Hemat, Lulus Kilat!
02 Apr 2026By humas

Agenda

Informasi Terbaru

Belum ada Informasi Terbaru

Lowongan

;