IAIN Jember Kembali Gelar Wisuda Secara Luring
HUMAS- Institut Agama Islam Negeri Jember kembali menggelar acara wisuda secara Luring atau tatap muka di Aula Gedung Kuliah Terpadu IAIN Jember, Kamis (3/12). Pada bulan Agustus lalu, wisuda digelar di halaman kampus dengan cara Drive Thru, di mana para wisudawan menggunakan kendaraan baik motor, mobil, sepeda dan kendaraan lain.
Menurut Wakill Rektor Bidang Akademik IAIN Jember Prof Miftah Arifin wisuda kali ini dilaksanakan secara Luring oleh wisudawan, tanpa pendampingan dari orang tua. Para wisudawan harus memenuhi persyaratan untuk mengikuti wisuda dan mematuhi seluruh protokol kesehatan yang berlaku. Di antaranya menyerahkan surat hasil rapid test, kemudian pengecekan suhu tubuh, disemprot dengan hand sanitizer, dan wajib menggunakan masker serta face Shield.
“Kita diberi izin untuk melaksanakan wisuda secara luring oleh Satgas Kabupaten Jember dengan banyak catatan dan persyaratan di antaranya jumlah peserta terbatas dan waktunya dibatasi, yakni Tidak boleh lebih dari tiga jam” ujar Prof. Miftah Arifin.
Wisuda kali ini dibagi menjadi dua sesi mengingat saat ini masih dalam kondisi pandemi, yaitu sesi I pukul 08.00-10.00 WIB dan sesi II pukul 13.00-15.00 WIB dengan protokol kesehatan yang ketat. “Jadi dihimbau jika sudah selesai prosesi wisuda sesi pertama, para wisudawan untuk segera meninggalkan tempat wisuda dan akan disterilisasi oleh petugas” tambahnya.
Sementara Rektor IAIN Jember Prof. Babun Suharto dalam sambutannya meminta kepada para wisudawan agar bisa mengabdikan diri di tengah-tengah masyarakat. Karena bagaimanapun gelar yang disandang oleh sarjana perguruan tinggi agama berbeda dengan sarjana perguruan tinggi umum lainnya. “Kepada para sarjana juga dipersilahkan untuk melanjutkan studi di kampus IAIN Jember atau di perguruan tinggi lainnya,” katanya.
Terpisah Plt Bupati Jember Drs. KH. Abdul Muqit Arief juga menyampaikan sambutannya secara daring dan mengingatkan hendaknya para wisudawan bisa mensyukuri nikmat ilmu pengetahuan yang telah diraih selama ini, baik sejak tingkat dasar sampai tingkat perguruan tinggi. “Rasa syukur tidak hanya dengan mengucap Alhamdulillah tapi diharapkan agar bisa bermanfaat bagi masyarakat luas,” katanya.
Selain itu, Muqit juga berharap kepada para wisudawan S1, S2, S3 agar tetap sesuai dengan Islam yang rahmatan lil ‘alamin yang menjunjung nilai persaudaraan, persatuan dan harus sesuai dengan Islam yang dicontohkan oleh para ulama dan pendahulunya.
“Semoga para wisudawan bisa terus mengembangkan ilmu pengetahuan yang telah diperoleh agar bisa mandiri karena itu juga akan memperkuat SDM yang ada di kabupaten Jember” tambahnya. (Humas/ Naimah/ Cahya/ Ahmad Winarno)




