HSN 2023, Majelis Semaan Al-Qur’an dan Dzikrul Ghofilin 'Moloekatan Gus Miek' di UIN KHAS Jember
Humas – Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2023, Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (KHAS) Jember melaksanakan Semaan Al-Qur’an dan Dzikrul Ghofilin yang dikemas 'Moloekatan Gus Miek' di lapangan FTIK pada Sabtu, 21 Oktober 2023 lalu.
Turut hadir dalam kegiatan itu Rektor UIN KHAS Jember, Prof. Dr. H. Hefni Zain, S.Ag., M.M., CPEM., Wakil Rektor II UIN KHAS Jember, Prof. Moch. Chotib., Dekan Fakultas Syariah, Prof. Dr. H. M. Noor Harisudin, M.Fil.I., Gus Thuba bin Robert Miek, Gus Haikal Ahmad Shiddiq.
Acara ini dimulai dengan sholat shubuh berjamaah, lalu setelahnya pembukaan Sema’an Al-Qur’an. Setelah itu juga dilanjutkan sholat dhuha berjamaah, sholat dhuhur berjamaah , sholat ashar berjamaah, dan sholat maghrib berjamaah.
Kemudian, dilanjutkan dengan pembacaan Aurot Dzikrul Ghafilin yang dipimpin langsung oleh Gus Hanif selaku Putra Gus Syauqi Jember, sholat isya’ berjamaah, pengajian kitab Minnahus Tsaniyah bersama Gus Haikal Ahmad Shiddiq (Jember), dan pembacaan juz 30.
Acara selanjutnya, sambutan Rektor UIN KHAS Jember. Dalam sambutannya, Rektor UIN KHAS Jember, Prof. Dr. H. Hefni Zain, S.Ag., M.M., CPEM. menyampaikan kebahagiaan yang begitu besar atas kehadiran para kiai ditengah-tengah Jamaah Majelis Semaan Al-Qur’an dan Dzikrul Ghofilin.
“Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember malam ini betul-betul berbahagia, betul-betul mendapatkan kehormatan dengan dawuhnya para kiai yang tidak mudah sembarang tempat dihadiri,” tutur Rektor UIN KHAS Jember.
Dalam kesempatan yang sama, Rektor UIN KHAS Jember juga menyampaikan bahwa akan menjalin kerjasama sehingga Majelis Semaan Al-qur’an dan Dzikrul Ghofilin ini akan diadakan secara periodik atau rutin setiap tahunnya.
“Dikemudian beritikad segenap pimpinan UIN KHAS Jember untuk melakukan kegiatan semacam ini ditetapkan secara periodik, setiap tahun sekali yang ditandai dengan penandatanganan MOU diatas materai sehingga kedepan kegiatan Majelis Semaan Al-qur’an dan Dzikrul Ghofilin ditempat ini secara periodik akan kita lakukan setiap tahun,” pungkasnya.
Tak luput juga, Prof Hefni menjelaskan bahwa nama kampus Universitas Islam Negeri dengan Kiai Haji Achmad Siddiq Jember bukan hanya sebatas nama tetapi disamping itu juga harus mampu mewujudkan empat pilar pesan Kia Haji Achmad Siddiq kepada para santrinya. Maka Prof Hefni menegaskan bahwa ketika menggunakan nama Kiai Haji Achmad Siddiq Jember, juga harus mampu mewujudkan empat pilar tersebut.
“Empat hal yang difatwakan oleh almarhum Kiai Haji Achmad Siddiq, kalau kita berani memakai namanya maka harus membumikan empat pilar itu, yang pertama shalat berjamaah, yang kedua adalah banyak membaca Al-Qur’an, yang ketiga banyak membaca shalawat, dan yang keempat kita tidak boleh bersikap dzolim. Saya kira 4 pilar ini ada dalam kegiatan semaan al-qur’an dan dzikrul ghofilin ini, itu barangkali yang penting sehingga membedakan antara UIN KHAS Jember dengan Universitas-Universitas Islam yang lain,” tegas Prof Hefni selaku Rektor UIN KHAS Jember.
Setelah sambutan Rektor UIN KHAS Jember, acara kembali dilanjutkan dengan pembacaan tawassul bil fatihah dan Do’a Syi’ir Ya Halim Ya Hannan karangan Gus Miek yang dipimpin oleh Gus Thuba bin Robert Miek, serta ditutup dengan Do’a Khotmil Qur’an bersama sama. Acara ini diikuti oleh pimpinan UIN KHAS Jember, santri, mahasiswa, bahkan masyarakat umum dan berlangsung dengan hikmat serta penuh antusias dari para jamaah majelis semaan dan dzikrul ghofilin.
Penulis: Wasilah
Editor: Dahlan




